Minum Kopi Saat Asam Lambung, Tak Bahayakah?

Minum Kopi Saat Asam Lambung, Tak Bahayakah?

Minum Kopi Saat Asam Lambung, Tak Bahayakah?

Secangkir kopi memang sudah menjadi minuman yang sangat populer untuk berbagai kalangan dan usia. Sayangnya, bagi penderita gangguan asam  lambung, kopi termasuk minum pantangan yang harus dihindari. Lantas seberapa berbahayakah minuman ini?

Artikel ini akan membahas bahaya kopi bagi penderita gangguan lambung, menggali dampak negatifnya dan memberikan saran tentang bagaimana cara menikmatinya dengan lebih aman. Jadi, pastikan kamu membaca artikel ini secara lengkap ya.

Apa itu Asam Lambung?

Sebelum kita membahas bahaya kopi bagi penderita asam lambung, mari kita memahami apa itu asam lambung dan mengapa hal itu bisa menjadi masalah kesehatan. Asam lambung adalah cairan yang diproduksi oleh lambung untuk membantu proses pencernaan. 

Namun, terkadang, produksi asam lambung dapat meningkat hingga berlebihan dan menyebabkan gejala yang tidak nyaman, seperti mulas, mual, dan rasa terbakar di dada.

Hubungan Kopi dan Asam Lambung

Selama ini, kopi memang sering dikaitkan dengan gangguan lambung, sehingga memicu stigma bahwa penderita asam lambung harus menghindari minuman ini, karena dianggap memiliki kandungan asam yang tinggi.

Padahal, para ahli mengungkapkan bahwa tingkat keasaman (pH) kopi tertinggi hanya berada pada angka 4,7. Jumlah ini justru setara dengan pisang. Sementara kopi hitam rata-rata memiliki pH sekitar 5. Lantas, sebenarnya apakah hal yang membuat minuman ini harus penderita asam lambung hindari?

Dalam Scientific American, ahli nutrisi Monica Reinagel menjelaskan bahwa gangguan asam lambung terjadi bukan karena tingkat keasaman kopi.

Melainkan karena minuman ini mengandung senyawa kimia seperti kafein dan asam klorogenat, yang dapat merangsang produksi asam lambung. Bagi penderita asam lambung, peningkatan produksi asam ini dapat menyebabkan gejala yang lebih parah atau bahkan memicu serangan asam lambung. 

Meski demikian, dalam secangkir kopi ternyata mengandung N-methylpyridinium (NMP), yang berfungsi menahan pelepasan asam lambung penyebab iritasi. Itu sebabnya para ahli menyarankan penderita gangguan lambung untuk minum kopi yang tinggi NMP, serta rendah kafein dan asam klorogenik. 

Namun sayangnya, kopi dengan kriteria yang seperti ini agak sulit kamu temukan di berbagai jenis kopi yang beredar di pasaran.

Bahaya Kopi Bagi Penderita Asam Lambung

Penderita gangguan lambung memang sebaiknya menghindari minum kopi. Bukan tanpa sebab, tapi kebanyakan kopi memang bisa memicu beberapa risiko kondisi kesehatan yang berbahaya seperti berikut ini:

  • Stimulasi Produksi Asam Lambung 

Kafein dalam kopi dapat merangsang kelenjar lambung untuk menghasilkan lebih banyak asam. Hal ini dapat meningkatkan risiko gejala asam lambung yang tidak nyaman.

  • Relaksasi Katup Esophagus 

Kopi dapat merelaksasi katup esophagus bagian bawah, yang seharusnya mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Ini dapat memperburuk refluks asam pada penderita asam lambung.

  • Iritasi Lambung 

Asam klorogenat dalam kopi dapat menyebabkan iritasi pada dinding lambung, memperparah peradangan pada penderita gangguan lambung kronis.

  • Peningkatan Risiko Ulkus 

Konsumsi kopi yang berlebihan dapat meningkatkan risiko ulkus lambung, terutama pada individu yang sudah memiliki masalah asam lambung.

  • Gangguan Absorpsi Kalsium dan Magnesium 

Kafein dalam kopi dapat menghambat penyerapan kalsium dan magnesium, mineral yang penting untuk kesehatan tulang. Ini dapat menjadi masalah tambahan bagi penderita asam lambung yang mungkin sudah mengalami gangguan penyerapan nutrisi.

 

BACA JUGA:

Bolehkah Asam Lambung Minum Air Hangat?

Cara Mengolah Kunyit untuk Mengatasi Asam Lambung

11 Cemilan untuk Asam Lambung yang Sehat dan Kaya Nutrisi

 

Cara Menikmati Kopi dengan Aman

Tips aman minum kopi

Meskipun ada bahayanya, bukan berarti penderita gangguan lambung harus sepenuhnya menghindari minuman ini. Ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk menikmati minuman ini dengan lebih aman:

  • Pilih Kopi Rendah Asam 

Pilih kopi yang rendah asam untuk mengurangi munculnya iritasi. Kamu bisa memilih minum kopi Cold brew yang kadar pH-nya sebesar 6,31. 

Rendahnya kadar keasaman kopi ini terjadi akibat air dingin untuk menyeduh kopi dapat mengencerkan konsentrasi kopi, sehingga rasanya lebih “ringan”.

  • Kurangi Jumlah Kafein 

Kurangi konsumsi kopi yang mengandung kafein tinggi. Kafein adalah stimulan utama yang dapat meningkatkan produksi asam lambung.

  • Tambahkan Susu atau Krim 

Menambahkan susu atau krim ke dalam kopi dapat membantu menetralkan keasaman dan mengurangi risiko iritasi lambung.

  • Pilih Kopi Berkualitas Tinggi 

Kopi berkualitas tinggi cenderung lebih rendah asamnya dan dapat menjadi pilihan yang lebih baik untuk penderita asam lambung.

  • Hindari Minum Kopi pada Perut Kosong 

Minum kopi setelah makan dapat membantu mengurangi dampak negatifnya pada lambung.

Kesimpulan

Bagi penderita gangguan lambung, memahami bahaya kopi sangat penting untuk menjaga kesehatan lambung. Meskipun kopi memiliki potensi merugikan, langkah-langkah seperti memilih kopi rendah asam dan menambahkan susu dapat membantu mengurangi dampak negatifnya. 

Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan jika Kamu memiliki masalah asam lambung yang serius untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu. Dengan langkah-langkah yang tepat, Kamu masih dapat menikmati secangkir kopi tanpa merusak kesehatan lambungmu.

 

BACA JUGA:

5 Kebiasaan Ini Bikin Asam Lambung Naik

8 Cara Mengobati Asam Lambung dari Rumah dengan Cepat

Waspada, Inilah Tandah Maag sudah Jadi GERD

 

Asam Folat: Pengertian, Manfaat, dan Cara Mencukupinya untuk Kesehatan Optimal

Asam Folat: Pengertian, Manfaat, dan Cara Mencukupinya untuk Kesehatan Optimal

Asam Folat: Pengertian, Manfaat, dan Cara Mencukupinya untuk Kesehatan Optimal

Pernahkah kamu mendengar tentang apa itu asam folat? Asam folat memang erat kaitannya dengan kebutuhan nutrisi untuk Ibu hamil dan menyusui. Tapi sebenarnya apakah asam folat itu? Apa saja manfaatnya dan bagaimana cara mencukupinya? Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai pengertian asam folat, manfaatnya bagi kesehatan, serta langkah-langkah praktis untuk memastikan kecukupan asupan dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Asam Folat

Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B yang bisa kita temukan dalam makanan seperti kacang kering, kacang polong, lentil, jeruk, produk gandum, hati, asparagus, bit, brokoli, kecambah atau bayam.

Bagi para Ibu hamil, mungkin sudah tidak asing dengan asam folat, atau yang dikenal juga dengan nama vitamin B9. Selain mendukung pembentukan sistem organ pada janin, vitamin ini juga dapat menjaga tumbuh kembang janin dengan baik di dalam kandungan.

Manfaat Asam Folat untuk Kesehatan

Tak hanya bagi Ibu hamil saja, asam folat juga bisa memberikan berbagai manfaat kesehatan bagi anak-anak dan orang dewasa. Beberapa manfaat dari asam folat untuk kesehatan antara lain:

Membantu Proses Pembentukan Sel dan Jaringan Tubuh

Untuk membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, asam folat akan bekerja sama dengan nutrisi lain, seperti protein, asam amino, vitamin B12 dan vitamin C. 

Berbagai nutrisi tersebut mempunyai peran penting dalam membentuk sel-sel tubuh yang rusak, serta mendukung proses pemulihan tubuh ketika mengalami luka atau sakit.

Mencegah Kekurangan Darah (Anemia)

Meski terkesan lazim terjadi, ternyata kekurangan darah atau anemia juga bisa terjadi akibat kekurangan asupan asam folat. Ini karena salah satu fungsi asam folat adalah membentuk sel darah merah. 

Ketika asupan asam folat tidak tercukupi, maka produksi sel darah merah juga akan menurun dan meningkatkan risiko terjadinya anemia.

Menjaga Daya Tahan Tubuh

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa asam folat dan nutrisi lain, seperti asam amino, vitamin B12, vitamin A, vitamin C, vitamin D dan selenium, berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh agar tetap kuat.

Saat asupan nutrisi ini tercukupi, produksi sel darah putih akan berjalan lancar, sehingga daya tahan tubuh tetap kuat dalam melawan kuman dan virus penyebab penyakit. 

Mencegah Gangguan Jantung

Manfaat lain yang bisa kita dapatkan dari asam folat adalah mencegah gangguan jantung. Sama halnya dengan manfaat asam folat dalam pembentukan sel darah merah. Asam folat juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah di dalam tubuh. Saat darah menggumpal, maka aliran darah tidak akan berjalan normal ke jantung, sehingga bisa memicu gangguan jantung dan stroke.

Meningkatkan Daya Ingat

Mengkonsumsi asam folat sehari-hari dapat meningkatkan kemampuan daya ingat. Ini karena kemampuan asam folat untuk menunjang pembentukan sel darah merah dan melancarkan suplai darah menuju otak. 

Beberapa ahli juga meyakini bahwa asam folat dapat membantu menurunkan risiko terjadinya gangguan otak, mencegah depresi, dan menjaga daya ingat.

BACA JUGA:

11 Cemilan yang Sehat dan Kaya Nutrisi untuk Lambung

7 Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh Agar Tidak Mudah Sakit

Diet Tinggi Serat: Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

 

Sumber Makanan Asam Folat

Agar mendapatkan asupan asam folat yang mencukupi, penting untuk mengkonsumsi berbagai makanan yang kaya akan nutrisi ini. Beberapa sumber makanan yang tinggi asam folat meliputi:

1. Sayuran Hijau

Sayuran hijau adalah salah satu sumber utama asam folat. Bayam, asparagus, kale, selada, kol, dan brokoli merupakan sayuran hijau yang tinggi kandungan asam folatnya. 

Dengan menambahkan sayuran hijau ke dalam menu sehari-hari tidak hanya memberikan asam folat, tetapi juga menyediakan serat, vitamin, dan mineral lain yang esensial.

2. Buah-buahan

Berbagai buah juga dapat menjadi pilihan yang lezat untuk memenuhi kebutuhan asam folat. Buah sitrus seperti jeruk, lemon, jeruk nipis, dan jeruk bali adalah pilihan yang kaya akan asam folat. 

Selain itu, alpukat, pepaya, pisang, jambu biji, nangka, salak, dan buah naga juga mengandung asam folat yang penting untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

3. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan adalah camilan sehat yang dapat membantu mencukupi kebutuhan asam folat. Kacang kedelai, kacang merah, kacang hijau, kacang polong, dan kacang tanah adalah contoh kacang-kacangan yang kaya akan asam folat. Khususnya, kacang merah menjadi pilihan yang baik untuk ibu hamil karena kandungan folatnya yang tinggi.

4. Makanan Tinggi Protein

Makanan tinggi protein juga dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap asupan asam folat. Daging unggas, hati sapi, daging merah, hati ayam, hidangan laut, dan telur adalah contoh makanan yang tinggi protein dan mengandung asam folat. Sebagai contoh, mengonsumsi 85 gram hati sapi dapat memenuhi setengah dari kebutuhan asam folat harian.

5. Makanan yang Diperkaya Asam Folat

Beberapa produk makanan olahan, seperti roti, sereal, dan pasta, dapat menjadi pilihan praktis yang telah diperkaya dengan asam folat. Membaca label kemasan makanan adalah langkah bijak untuk mengetahui kandungan asam folat dalam produk tertentu, memastikan bahwa kebutuhan nutrisi harian terpenuhi.

Oriflakes dari umbi ararut yang mengandung asam folat

Salah satu makanan yang mengandung asam folat adalah Oriflakes. Oriflakes merupakan bubur sereal dari umbi ararut yang memiliki kandungan asam folat yang baik, sebanyak 338 mg dalam 100 gram umbi ararut, atau sekitar 84% dari tingkat kebutuhan asam folat harian.

Jika kamu ingin memenuhi asupan asam folat, kamu juga bisa mengkonsumsi Oriflakes. Selain penyajiannya yang praktis, terdapat berbagai varian rasa yang enak-enak dan bisa kamu pilih sesuai selera. Untuk info pemesanan, kamu bisa menghubungi kami melalui nomer di website ini.

Cara Mencukupi Kebutuhan Asam Folat

Setiap orang memiliki kebutuhan asam folat yang berbeda-beda, tergantung usia dan jenis kelaminnya. Kondisi kesehatan tertentu, seperti kehamilan, juga dapat mempengaruhi kebutuhan asam folat bagi tubuh. 

Berikut ini adalah rekomendasi asupan asam folat harian berdasarkan angka kecukupan gizi (AKG) tahun 2019:

  • 160–200 mikrogram/hari untuk anak usia 1–6 tahun
  • 300 mikrogram/hari untuk anak usia 7–9 tahun
  • 400 mikrogram/hari untuk pria dan wanita berusia di atas 10 tahun
  • 600 mikrogram/hari untuk ibu hamil

Asam folat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama dalam tahap-tahap penting seperti pertumbuhan, perkembangan janin, dan pencegahan anemia. 

Dengan mengkonsumsi berbagai sumber makanan yang kaya asam folat ke dalam pola makan sehari-hari, serta memperhatikan kebutuhan khususnya, kita dapat memastikan kecukupan nutrisi ini untuk mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Jadi, yuk pastikan asupan asam folat harianmu sudah tercukupi dari sekarang!

BACA JUGA:

Manfaat Teh Hijau untuk Penurunan Berat Badan

Penyebab Hipertensi dan Cara Mengatasinya

Jarang diketahui, Ini Manfaat Minum Air Hangat Setiap Hari

Diet Tinggi Serat: Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

Diet Tinggi Serat: Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

Diet Tinggi Serat: Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

Untuk memiliki gaya hidup sehat, diet memang menjadi jawabannya. Ada banyak metode diet yang bisa kamu lakukan. Salah satunya adalah diet tinggi serat. Apa sajakah manfaatnya dan bagaimana cara melakukannya? Yuk simak artikel ini untuk mengetahui informasi selengkapnya.

Pengertian Diet Tinggi Serat

Diet tinggi serat adalah jenis diet yang bisa kamu lakukan dengan konsumsi makanan yang kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan. Lalu apa itu serat?

Serat adalah karbohidrat yang bisa kamu temukan pada makanan nabati seperti buah, sayur dan biji-bijian. Tidak seperti karbohidrat lainnya, serat tidak mudah dipecah dan dicerna oleh tubuh. Karena itu, serat justru akan menggelontor dan melancarkan sistem pencernaan dengan mudah tanpa menyebabkan kenaikan gula darah. 

Jenis-Jenis Serat

Serat sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu serat larut dan serat tidak larut. Apa bedanya? Berikut penjelasannya. 

1. Serat Tidak Larut

Jenis serat ini tidak bisa larut dalam cairan. Serat ini berperan untuk membantu mencegah sembelit. Biasanya serat ini terdapat pada biji-bijian, sereal gandum dan sayuran seperti wortel, seledri dan tomat

2. Serat Larut

Serat ini dapat larut dalam air dan akan menyerap cairan, sehingga wujudnya akan mengental dalam pencernaanmu. Peran serat larut sangat penting, yaitu untuk mengendalikan kadar gula darah dan mengurangi kolesterol. Serat ini bisa kamu temukan pada bubur gandum, kacang-kacangan, apel, buah beri dan pir. 

Manfaat Diet Tinggi Serat

Melakukan diet tinggi serat dapat memberikan beberapa manfaat bagi tubuh. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Salah satu manfaat utama diet tinggi serat adalah meningkatkan kesehatan pencernaan. Seperti pada penjelasan awal tadi, serat bisa membantu melancarkan proses pencernaan dengan menyerap air ke dalam usus besar. Dengan begitu, tinja yang dihasilkan tubuh akan lebih lembut, sehingga menghindarkan dari risiko penyakit sembelit.

2. Menjaga Berat Badan Ideal

Diet tinggi serat juga dapat membantu merasa kenyang lebih lama. Alasannya karena serat dapat mengembangkan dan menggumpalkan makanan di dalam lambung. Hal ini dapat mengurangi keinginan untuk ngemil atau mengonsumsi porsi makan berlebihan, sehingga berat badan bisa terjaga.

3. Mengontrol Gula Darah

Serat juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Dengan cara memperlambat proses pencernaan makanan, sehingga kadar gula darah tidak melonjak dengan cepat, terutama setelah mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Manfaat serat yang satu ini sangatlah baik bagi penderita diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2. 

4. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Serat dapat memelihara mikroba baik dalam usus. Selain dapat membantu proses pencernaan makanan, mikroba ini juga akan memecah serat menjadi asam yang dapat merangsang aktivitas sel-sel imun. Dengan begitu, daya tahan tubuh akan menjadi lebih kuat untuk melawan berbagai penyakit.

5. Memaksimalkan Penyerapan Nutrisi dari Makanan

Melakukan diet tinggi serat dapat membantu memaksimalkan penyerapan nutrisi lainnya dari makanan, terutama nutrisi yang jumlah sedikit. Salah satunya adalah kalsium, yaitu mineral yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Cara Melakukan Diet Tinggi Serat

Cara melakukan diet tinggi serat

Untuk melakukan diet tinggi serat, kamu harus mengkonsumsi makanan tinggi serat sesuai dengan ketentuan. Sebagai acuan, wanita dibawah usia 50 tahun perlu mengkonsumsi setidaknya 25 gram serat per harinya, sedangkan pria membutuhkan sekitar 38 gram setiap harinya. Untuk melakukannya, kamu juga bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Konsumsi Buah-Buahan dan Sayuran Segar

Tambahkan berbagai buah-buahan dan sayuran segar ke dalam menu diet harian. Buah-buahan seperti apel, pir, dan stroberi, serta sayuran hijau dan warna-warni, adalah sumber serat yang sangat baik.

2. Pilih Biji-Bijian Utuh

Ganti sumber karbohidrat dengan biji-bijian utuh seperti oatmeal, beras merah, dan quinoa. Biji-bijian ini kaya serat dan nutrisi lainnya.

3. Konsumsi Kacang-Kacangan dan Legum

Tambahkan kacang-kacangan dan legum ke dalam menu makanan sehari-hari. Kacang almond, kacang hitam, dan kacang hijau adalah contoh makanan tinggi serat yang lezat.

4. Kurangi Konsumsi Makanan Olahan

Makanan olahan seringkali memiliki kandungan serat yang rendah. Sebagai gantinya, pilih makanan yang lebih alami dan kurangi konsumsi makanan yang diproses.

5. Minum Air Secukupnya

Penting untuk tetap terhidrasi saat menjalani diet tinggi serat. Air membantu serat melalui saluran pencernaan dengan lancar.

6. Konsumsi Oriflakes Slimmy

Terakhir dan tak kalah penting, kamu juga bisa mengkonsumsi Oriflakes Slimmy sebagai menu tinggi serat setiap hari. Serat dari Oriflakes Slimmy berasal dari umbi garut dan psyllium husk di dalamnya. Dengan rutin mengkonsumsi Oriflakes Slimmy, kamu juga bisa mendapatkan berbagai manfaat serat seperti yang sudah dijelaskan di awal tadi.

Diet tinggi serat bukan hanya tentang menjalani rencana makan yang ketat, tetapi juga tentang memilih makanan yang baik untuk kesehatan Tubuh. Nah, dengan memahami pengertian diet tinggi serat dan manfaatnya, serta mengikuti langkah-langkah sederhana untuk melakukannya, semoga kamu bisa meningkatkan kesehatan secara keseluruhan yaa. 

BACA JUGA:

10 Cara Diet Sehat Alami untuk Pemula

10 Olahraga untuk Mengecilkan Paha

Diet Golongan Darah, Bagaimana Cara Melakukannya?

Bikin Tenggorokan Serak, Apa Itu LPR?

Bikin Tenggorokan Serak, Apa Itu LPR?

Bikin Tenggorokan Serak, Apa Itu LPR?

LPR adalah salah satu komplikasi asam lambung naik yang bisa menyebabkan masalah di tenggorokan. Untuk mengetahui cara mengatasinya, yuk simak artikel ini sampai tuntas.

Oriflakes, Bantul – Pernahkah Anda mengeluhkan sakit tenggorokan, suara serak hingga kesulitan menelan di waktu yang hampir bersamaan? Jika iya, ada kemungkinan gejala yang Anda rasakan merupakan gejala dari penyakit LPR. Apa itu LPR?

Laryngopharyngeal reflux (LPR) adalah kondisi ketika asam di lambung naik ke bagian belakang tenggorokan, kotak suara, bahkan ke bagian belakang saluran napas hidung.

Kondisi ini sering sering disebut juga dengan nama silent reflux atau refluks laringofaring, yang hampir serupa dengan kondisi GERD.

Meski mirip, kedua kondisi ini sebenarnya tidaklah sama. Karena pada kasus LPR, asam lambung yang naik akan mencapai banyak area, sedangkan GERD hanya sampai ke area kerongkongan saja. Dalam kondisi LPR, asam lambung bahkan bisa naik ke bagian belakang saluran napas hidung. 

Kabar buruknya, kondisi ini bisa menyerang siapa saja, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. 

Gejala Terkena LPR

Gejala LPR sebenarnya hampir mirip seperti gejala GERD, tapi cenderung tidak menyebabkan rasa mulas atau sensasi perih terbakar di dada dan tenggorokan. 

Setiap orang yang mengalami kenaikan asam lambung bisa merasakan gejala yang berbeda-beda. Tapi pada kasus orang dewasa biasanya akan mengeluhkan beberapa gejala seperti:

  • Sakit tenggorokan
  • Suara serak ringan
  • Kesulitan menelan
  • Sensasi benjolan di tenggorokan
  • Merasa ada yang mengganjal di tenggorokan, seperti dahak
  • Batuk karena asam lambung
  • Laring (kotak suara) merah, bengkak atau mengalami iritasi

Melansir dari website University of Michigan Health, gejala LPR pada anak ada sedikit perbedaan dengan gejala yang muncul pada orang dewasa. Beberapa gejalanya seperti

  • Muntah terus menerus
  • Pendarahan dari kerongkongan
  • Masalah pernapasan
  • Mudah tersedak
  • Pneumonia berulang
  • Asma
  • Masalah menelan
  • Anemia
  • Bayi menjadi rewel

Penyebab Munculnya LPR

Sama halnya dengan penyakit GERD, LPR bisa terjadi karena naiknya asam lambung hingga ke tenggorokan. Ini terjadi akibat otot sfingter esofagus yang mengatur pembukaan antara kerongkongan dan lambung, gagal menutup dengan sempurna.

Di samping itu, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan munculnya LPR, seperti

  • Memiliki pola makan yang buruk
  • Sering memakai pakaian ketat
  • Kelebihan berat badan
  • Mengalami stres yang berlebihan

Cara Tepat untuk Mengatasi LPR

Sebagian besar kasus LPR sebenarnya tidak memerlukan perawatan medis dan bisa Anda atasi sendiri dirumah dengan melakukan perubahan gaya hidup sebagai berikut ini.

1. Ikuti Diet Asam Lambung 

Caranya dengan menghindari mengkonsumsi

2. Makan Sering dengan Porsi yang Kecil

Mengkonsumsi makanan dengan porsi kecil sebanyak 5-6 kali sehari juga bisa mencegah naiknya asam lambung. 

3. Menurunkan berat badan

Memiliki berat badan berlebih menyebabkan adanya tumpukan lemak di area perut. Nah lemak ini lama kelamaan bisa menekan lambung, jadi membuat asam lambung mudah naik.

Karena itu, menjaga berat badan ideal sangatlah penting. Anda bisa melakukanya dengan rutin berolahraga.

4. Hindari makan berat dalam 2 jam sebelum tidur

Langsung tidur setelah mengkonsumsi makanan berat bisa meningkatkan asam lambung naik. Untuk mencegahnya, sebaiknya Anda berikan jeda antara makan berat dan tidur selama minimal 2 jam.

5. Posisikan kepala lebih tinggi saat tidur

Tujuannya tentu untuk mencegah asam lambung naik dengan mudah ke kerongkongan. Anda juga bisa melakukan posisi tidur miring ke kiri untuk menjaga cairan asam tetap berada di dalam lambung.

Konsumsi Oriflakes Gaztro untuk Atasi Asam Lambung Naik

solusi atasi LPR

 makanan atau minuman penyebab asam lambung naik. Beberapa diantaranya seperti makanan pedas, berlemak, gorengan, dan asam. Selain itu, Anda juga harus menghindari minuman tinggi kafein seperti kopi dan juga soda. 

 

Jika Anda masih mengalami kesulitan untuk mengatasi asam lambung naik, Anda bisa mengkonsumsi Oriflakes Gaztro juga. Karena Oriflakes gaztro mengandung formula bahan alami yang sudah terbukti dan teruji secara klinis untuk menetralkan asam lambung. 

Oriflakes Gaztro juga merupakan produk nutrasetikal yang memberikan manfaat kesehatan tanpa meninggalkan efek samping yang berbahaya. 

Cukup mengkonsumsinya secara rutin 4x sehari, sebagai sarapan, cemilan sebelum siang, cemilan sore dan makan malam. Maka Anda bisa memiliki lambung yang lebih sehat dan terlindung dari masalah asam lambung. Yuk Miliki lambung yang sehat dengan konsumsi Oriflakes Gaztro setiap hari!!

BACA JUGA:

Kebiasaan yang Sering Kamu Lakukan Memicu Asam Lambung, Cek Kebenarannya Disini!

Sering Batuk Karena Asam Lambung? Ternyata Begini Cara Mengatasinya!

Waktu Makan Ini Khusus untuk Penderita Asam Lambung

Minum Teh Setelah Makan Ternyata Bisa Berbahaya, Ini Alasannya!

Minum Teh Setelah Makan Ternyata Bisa Berbahaya, Ini Alasannya!

Minum Teh Setelah Makan Ternyata Bisa Berbahaya, Ini Alasannya!

Oriflakes, Bantul – Minum teh, baik dalam kondisi dingin maupun hangat setelah makan menjadi salah satu kebiasaan yang sering dilakukan oleh banyak orang. Rasa dan aroma teh yang enak memang cocok untuk membantu membersihkan mulut dan lidah dari sisa-sisa makanan setelah makan. 

Meski terdengar biasa saja, ternyata minum teh setelah makan merupakan hal yang sebaiknya Anda hindari. Hal ini terkuak setelah ada banyak penelitian yang menyebutkan risiko kesehatan yang bisa muncul dari kebiasaan ini. Apa sajakah itu? Yuk ketahui selengkapnya disini!

Manfaat dan Kandungan dalam Teh

Teh sebenarnya termasuk ke dalam kategori minuman yang kaya nutrisi dan baik untuk kesehatan. Minuman favorit banyak orang ini memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan sendiri dapat membantu meregenerasi dan memperbaiki sel tubuh yang rusak, mencegah penuaan dini, dan melawan radikal bebas.

Teh juga merupakan salah satu minuman yang memiliki kandungan kafein. Meski tidak sebanyak kopi, kafein dalam teh juga dapat membantu Anda tetap segar dan waspada. 

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa minum teh secara rutin bisa mengurangi beberapa risiko penyakit seperti kanker, hipertensi, penyakit hati (liver), serangan jantung dan stroke. 

Selain itu, Teh juga bisa membantu menurunkan serta mengendalikan berat badan. Karena segudang manfaatnya inilah, teh menjadi minuman favorit orang-orang, terutama di Asia sejak berabad-abad yang lalu.  

Meski mempunyai banyak manfaat, minum teh juga tidak boleh sembarangan. Salah satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah kapan waktu yang tepat untuk minum teh. Karena jika Teh diminum pada waktu yang tidak tepat, seperti setelah makan, justru bisa menyebabkan risiko kesehatan.

BACA JUGA:

Cara Mengatasi Batuk Karena Asam Lambung

Stress Bisa Meningkatkan Risiko Asam Lambung Kambuh

Manfaat Puasa untuk Penderita Asam Lambung

Risiko Kesehatan Akibat Minum Teh Setelah Makan 

Bahaya minum teh setelah makan

Beberapa risiko kesehatan yang bisa muncul dari kebiasaan minum teh setelah makan antara lain: 

1. Menghambat Penyerapan Zat Besi pada Tubuh

Menurut sebuah penelitian yang terpublikasi di Critical reviews in food science and nutrition berjudul Effect of tea and other dietary factors on iron absorption, teh memang tidak dianjurkan untuk diminum setelah makan. 

Sebab, kandungan asam fitat pada teh dapat mengacaukan penyerapan zat gizi pada tubuh. Perlu Anda ketahui bahwa setelah makan, tubuh akan mencerna dan menyerap seluruh manfaat dari makanan yang Anda konsumsi.

Sayangnya, interaksi antara asam fitat yang ada dalam teh justru bisa menghambat penyerapan zat besi (Fe), seng (Zn) dan Magnesium (Mg). Jika ini terjadi, bisa meningkatkan risiko anemia atau kekurangan zat besi. 

Alih-alih minum teh, para peneliti justru menyarankan untuk perbanyak minum air putih, termasuk setelah makan. Ini karena air putih terbukti dapat membantu proses pencernaan makanan. Selain itu, air putih juga penting untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh agar tetap terhidrasi. 

Para peneliti juga menyebutkan bahwa minum jus buah yang banyak mengandung vitamin C juga bisa Anda lakukan. Sebab, jus buah bisa membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Namun, pastikan untuk menghindari jus buah yang mengandung banyak gula ya.

2. Menyebabkan Konstipasi

Teh memiliki kandungan senyawa tanin di dalamnya. Karena kandungan ini lah, minum teh setelah makan dikhawatirkan dapat memicu terjadinya konstipasi. Sebab, salah satu manfaat dari tanin pada teh adalah bersifat anti diare. Selain itu, tanin juga dapat mengganggu penyerapan protein dapat tubuh.

3. Memicu Peningkatan Asam Lambung 

Minum teh setelah makan berpotensi menjadi pemicu naiknya produksi asam lambung berlebih. Ini akibat kandungan kafein dalam teh yang bisa meningkatkan produksi asam lambung, sekaligus melemahkan otot sfingter (otot pembatas antara lambung dan kerongkongan), sehingga membuat asam lambung bisa naik ke kerongkongan dengan lebih mudah.

Jika asam lambung mengalami kenaikan, maka dapat memicu berbagai masalah pada saluran cerna, seperti penyakit gastritis dan GERD.  Itu sebabnya, teh juga menjadi salah satu minuman yang sebaiknya penderita masalah lambung hindari. 

Kapan Waktu Terbaik untuk Minum Teh?

Jika setelah makan Anda ingin minum teh, sebaiknya berikan jeda sekitar 30 sampai 60 menit. Selain itu, jenis teh yang Anda minum juga sebaiknya Anda sesuaikan. 

Cobalah untuk minum teh hijau setelah makan. Karena kandungan pada teh ini terbukti dapat membantu melancarkan pencernaan serta tak memiliki dampak yang terlalu besar terhadap penyerapan nutrisi makanan. 

Minum teh setelah makan pun sebaiknya Anda lakukan dengan poris yang yang cukup. Ada baiknya untuk tidak minum teh lebih dari satu cangkir setelah makan. 

Selain setelah makan, Anda juga bisa minum teh untuk mendapatkan manfaatnya. Seperti saat sedang bersantai di sore hari. Namun, sebaiknya Anda hindari minum teh sesaat sebelum tidur dimalam hari ya. Karena kandungan kafeinnya justru bisa membuat Anda sulit tidur. 

Teh memang memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang tak terbantahkan. Tapi, jika Anda ragu untuk minum teh, sebaiknya Anda menggantinya dengan minum air setidaknya dua liter sehari. Tujuannya tentu untuk menjaga kebutuhan cairan tubuh selama seharian beraktivitas.

BACA JUGA:

Manfaat Teh Hijau untuk Menurunkan Berat Badan

10 Cara Pencegahan Maag Agar Sembuh Total

5 Kebiasaan Ini dapat Memicu Asam Lambung

Diet Golongan Darah, Bagaimana Caranya?

Diet Golongan Darah, Bagaimana Caranya?

Diet Golongan Darah, Bagaimana Caranya?

Oriflakes, Bantul – Ada banyak cara diet yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan berat badan. Dari sekian banyak cara diet, ada satu yang cukup unik, yaitu diet berdasarkan golongan darah. Lantas bagaimana cara dan aturannya? Untuk mengetahui jawabannya, pastikan Anda membaca artikel ini sampai tuntas ya.

Apa Itu Diet Golongan Darah?

Diet golongan darah adalah cara diet dengan mengatur pola makan seseorang berdasarkan jenis golongan darah mereka, yaitu A, B, O atau AB. 

Teori diet golongan darah pertama kali dicetuskan oleh seorang dokter naturopati yang bernama Peter D’Adamo pada tahun 1996, melalui bukunya yang berjudul Eat Right 4 Your Type: The Individualized Blood Type Diet Solution. Teori ini muncul berdasarkan hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa setiap golongan darah mencerna protein lektin dengan cara yang berbeda-beda.

Menurut D’Adamo, mengkonsumsi makanan dengan kandungan lektin yang tidak sesuai dengan golongan darah dapat menyebabkan penggumpalan darah atau darah kental sehingga meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan seperti penyakit jantung, kanker, gangguan pencernaan dan gangguan ginjal.

Pola Makan Diet Golongan Darah

Dalam menjalani diet ini, asupan makanan terbagi menjadi 3 kategori, yaitu makanan bermanfaat, makanan netral dan makanan yang harus Anda hindari. Untuk mengetahui makanan apa yang cocok berdasarkan golongan darah Anda, silahkan cek di bawah ini yaa:

Golongan Darah A

Pola makan yang baik untuk golongan darah A hampir sama dengan prinsip vegetarian. 

Golongan darah A sebaiknya hindari mengkonsumsi banyak daging, susu perah, kacang merah dan gandum, karena golongan ini lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskular yang muncul akibat kelebihan lemak.

Untuk itu, Anda yang bergolongan darah A sebaiknya memperbanyak makanan organik dan segar seperti buah, sayur, kacang-kacangan, seafood, padi-padian, dan biji-bijian.

Golongan Darah B

Pemilik golongan darah B termasuk kedalam kategori omnivora, karena bisa memakan segala sumber makanan, baik nabati maupun hewani. 

Golongan darah ini bisa mengkonsumsi sayuran hijau, telur, daging dan produk olahan susu rendah lemak. 

Sementara itu, beberapa makanan yang sebaiknya Anda hindari adalah mengkonsumsi ayam, kacang tanah, jagung, wijen, soba, tomat dan gandum.

Golongan Darah O

Rekomendasi pola makan yang cocok untuk golongan darah O mirip dengan diet paleo yang mengutamakan sumber asupan makanan tinggi protein, seperti daging sapi, daging unggas, ikan, sayur dan buah-buahan.

Sementara itu, makanan yang berasal dari biji-bijian, kacang-kacangan, dan olahan susu sebaiknya dikurangi oleh orang yang bergolongan darah O.

Golongan Darah AB

Pola makan untuk golongan darah A merupakan gabungan antara beberapa jenis makanan untuk golongan darah A dan B. Orang yang memiliki golongan darah AB, sebaiknya lebih banyak mengkonsumsi makanan laut, tahu, tempe, yoghurt, keju, susu, sayuran hijau, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Sementara itu, pemilik golongan darah ini sebaiknya menghindari makanan seperti kacang merah, jagung, daging sapi dan daging ayam.

BACA JUGA:

Daftar Menu Diet yang Gak Bikin Lapar

10 Cara Diet Alami untuk Pemula

Manfaat Teh Hijau untuk Diet

Apakah Diet Ini Efektif untuk Turunkan Berat Badan?

Meski diet ini mampu memberikan manfaat untuk kesehatan, hingga kini diet golongan darah sebenarnya merupakan kontroversi yang masih sering menjadi perdebatan. Ini karena diet golongan darah belum terbukti efektif. Klaim manfaat diet ini bisa saja muncul akibat pembatasan konsumsi makanan tidak sehat dan olahraga rutin.

Selain itu, diet ini juga hanya berdasarkan oleh golongan darah tanpa mempertimbangkan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan. Oleh karena itu, penerapan pola diet ini perlu Anda waspadai, terutama jika Anda mengidap penyakit tertentu seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Bagaimana Cara Diet yang Sudah Terbukti Efektif?

Salah satu cara diet yang sudah terbukti efektif adalah dengan melakukan defisit kalori, yaitu mengurangi sekaligus membakar kalori tubuh. Caranya dengan rutin melakukan olahraga aerobik dan beban  setiap hari serta mengubah pola makan menjadi lebih sehat.

Lengkapi juga diet Anda dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi protein dan serat, serta rendah kalori seperti Oriflakes Slimmy. Dengan formula barunya, Oriflakes Slimmy membawa manfaat whey protein concentrate yang dapat membantu meningkatkan massa otot sekaligus membantu meningkatkan pembakaran kalori. 

Lengkap dengan Psyllium Husk dan Umbi Garut yang kaya serat untuk membantu Anda kenyang lebih lama sekaligus menurunkan nafsu makan. Dengan kalorinya yang rendah, hanya 130 kkal dapat membantu menurunkan asupan kalori harian. 

Dengan rutin mengkonsumsi Oriflakes Slimmy 2x sehari, dapat membantu Anda meraih body goals idaman dengan lebih cepat, tepat dan sehat. Yukk segera DAPATKAN Oriflakes Slimmy Formula Baru, dengan menghubungi kami sekarang juga! 

BACA JUGA:

Bisa Turunkan 11 Kg dalam 2 Minggu, Begini Fakta Diet Telur Rebus

Diet Tanpa Olahraga Apa Bisa?

Saat Diet Boleh Melakukan Cheat Day Gak Sih?

 

Perut Begah setelah Makan, Gimana Cara Mengatasinya? 

Perut Begah setelah Makan, Gimana Cara Mengatasinya? 

Perut Begah setelah Makan, Gimana Cara Mengatasinya? 

“Perut begah setelah makan memang menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Meski kondisi ini pada umumnya tidak berbahaya, namun jika terjadi terus-menerus perlu Anda waspadai juga.”

Oriflakes, Bantul – Perut begah umumnya terjadi akibat penumpukan gas atau udara di saluran pencernaan. Ini bisa terjadi akibat mengkonsumsi makanan tertentu atau kebiasaan makan yang tidak sehat seperti terlalu cepat dan dalam jumlah yang sangat banyak dalam sekali makan.

Perut begah memang sensasi yang umum terjadi pada beberapa orang, yang membuat mereka merasakan perut seperti terasa penuh, padat, kencang dan sesak, bahkan sebagian ada yang menggambarkan sensasi yang dibarengi dengan rasa perih. 

Beberapa ciri-ciri perut begah seperti

  • Sering sendawa
  • Perut membesar
  • Buang angin atau kentut terus-menerus
  • Sakit dan kram perut
  • Perut berbunyi atau seperti keroncongan

BACA JUGA:

Penyebab Perut Begah

Begah memang terjadi akibat banyaknya gas atau sisa makanan di dalam perut. Meski pada dasarnya perut memang mengandung gas dan tidak menyebabkan masalah, namun jika gas di dalamnya terlalu berlebihan tentu menimbulkan sensasi yang tidak nyaman dan terlihat membesar. Berikut beberapa penyebab perut begah:

1. Menelan Banyak Udara

Perut begah akibat tubuh menelan banyak udara bisa terjadi akibat

  • Makan terburu-buru
  • Makan sambil ngobrol
  • Memakai gigi palsu
  • Merokok
  • Mengunyah permen karet
  • Mengkonsumsi minuman bersoda

 

2. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Makanan Tinggi Lemak

Makanan tinggi lemak termasuk makanan yang sulit dicerna tubuh. Akibatnya, makanan dapat mengendap lebih lama di dalam lambung, dan menghasilkan gas hidrogen dan karbon dioksida yang memenuhi lambung.

3. Intoleransi Makanan

Intoleransi makanan atau tidak dapat mencerna zat makanan tertentu juga bisa menyebabkan perut begah. Jenis intoleransi yang paling sering dijumpai adalah intoleransi laktosa, yakin ketika tubuh kekurangan enzim laktase yang berfungsi untuk mencerna gula susu atau laktosa. Akibatnya orang yang mengalami intoleransi laktosa akan merasakan begah saat mereka mengkonsumsi susu, keju, yoghurt, atau olahan susu lainnya.

4. Sedang Menstruasi

Wanita umumnya merasakan perut kencang dan padat dalam beberapa hari menjelang haid dan selama haid masih berlangsung. Melansir dari situs Cleveland Clinic, kadar estrogen meningkat saat menstruasi dan menyebabkan tubuh menahan air. Estrogen dan progesteron ini bisa mempercepat atau memperlambat gerakan usus sehingga memicu gas dan perut yang begah 

5. Penyakit Asam Lambung Naik

Asam lambung naik atau dikenal juga dengan nama GERD, adalah kondisi meningkatnya produksi asam lambung yang dibarengi dengan melemahnya katup sfingter yang membatasi kerongkongan dan lambung. Saat kedua kondisi ini terjadi, dapat mengakibatkan sensasi terbakar di dada, nyeri ulu hati, dan perut begah. 

Cara Mengatasi Perut Begah Setelah Makan

Tips mengatasi perut begah

Sendawa dan kentut umumnya bisa membantu mengatasi penumpukan gas dan udara di usus ini. Jika Anda susah sendawa atau kentut, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi perut begah setelah makan seperti berikut ini:

1. Jalan-jalan Ringan

Melansir dari Healthline, jalan-jalan ringan dapat mengatasi perut begah setelah makan. Sesaat setelah makan, cobalah untuk beranjak dari tempat duduk dan jalan-jalan ringan sebentar. Tak hanya meredakan perut begah setelah makan, olahraga ringan ini juga bisa membuat tubuh menjadi lebih bugar.

2. Konsumsi Probiotik

Cobalah mengkonsumsi probiotik saat perut terasa begah setelah makan. Probiotik sendiri adalah suatu zat yang mengandung berbagai jenis mikroorganisme yang dapat mengatur keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Bakteri baik di dalam usus dapat meningkatkan kinerja enzim yang membantu memecah karbohidrat, lemak dan protein di dalam pencernaan sehingga dapat mengurangi rasa begah.

3. Minum Jahe

Jahe adalah obat tradisional untuk mengatasi masalah pencernaan, seperti perut begah dan kembung. Pasalnya, minuman jahe mampu membantu mempercepat proses pengosongan perut dan dapat meredakan gejala perut kembung atau begah akibat proses pencernaan yang tidak lancar. 

Jika Anda mengalami perut begah karena asam lambung, artinya masalah lambung ini harus diatasi terlebih dahulu. Caranya dengan mengkonsumsi makanan sehat seperti Oriflakes Gaztro. Bubur sereal yang diformulasikan dari bahan alami yang dapat membantu mengatasi asam lambung, maag dan berbagai gejalanya yang muncul. Cukup Anda konsumsi 2-3 kali sehari sebagai terapi asam lambung di rumah. Untuk info lebih lengkap tentang Oriflakes Gaztro, segera hubungi kami melalui nomor yang ada di website ini. 

Jadi itulah cara mengatasi perut begah setelah makan. Silahkan mencoba beberapa tips diatas, dan semoga masalah perut begah Anda bisa segera teratasi. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapatkan informasi kesehatan lambung lainnya, hanya di website ini. Sampai jumpa.

BACA JUGA:

Pentingnya Membangun Massa Otot untuk Kesehatan Tubuh

Pentingnya Membangun Massa Otot untuk Kesehatan Tubuh

Pentingnya Membangun Massa Otot untuk Kesehatan Tubuh

“Mengapa membangun massa otot itu sangatlah penting? Salah satunya untuk menjaga berat badan ideal. Simak penjelasan lengkapnya disini”

Oriflakes, Bantul – Mungkin kamu pernah mendengar kabar jika kita meningkatkan massa otot maka kita dapat menurunkan berat badan dengan lebih cepat. Kabar ini tidak sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Karena melansir dari Hellosehat.com, otot ternyata dapat membakar lebih banyak kalori dibandingkan dengan lemak. Ini karena otot bersifat lebih aktif secara metabolik dibandingkan lemak. Jadi, kita bisa menyimpulkan bahwa semakin banyak massa otot yang kita miliki, maka akan semakin banyak kalori yang terbakar. Dengan kalori yang terbakar lebih banyak, maka impian punya body goals bisa tercapai dengan lebih optimal. 

Meski kalori yang terbakar tidak sebanyak yang kita duga, latihan kekuatan untuk membangun massa otot dapat membantu menghilangkan lemak juga. Karena faktanya, memiliki massa otot yang lebih banyak dapat membuat kita menjadi tidak mudah bertambah gemuk seiring bertambahnya usia. Padahal, umumnya berat badan cenderung meningkat seiring dengan pertambahan usia akibat metabolisme yang lambat.

Selain itu, latihan membangun massa otot juga dapat meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang. Tak hanya itu, latihan membangun massa otot juga dapat meningkatkan keseimbangan tubuh, sehingga mengurangi risiko cedera. Dengan begitu, kualitas hidup pun bisa meningkat sehingga kita bisa bebas melakukan berbagai aktivitas harian.

Cara Membangun Massa Otot

Massa otot

Untuk membangun massa otot, ada banyak cara yang bisa kita lakukan. Beberapa diantaranya sebagai berikut ini: 

1. Fokus pada Latihan Kekuatan

Salah satu langkah pertama dalam menghilangkan lemak dan membentuk otot adalah dengan fokus pada latihan kekuatan. Angkat beban adalah bentuk olahraga yang sangat efektif untuk membentuk dan membesarkan massa otot. Jika kamu baru saja memulai latihan kekuatan atau sudah rehat sejenak dari latihan sebelumnya, inilah saat yang tepat untuk memulainya. Tubuhmu akan merespons lebih baik terhadap pembentukan otot saat baru terbiasa dengan latihan beban.

Tak hanya angkat beban, latihan kekuatan lain seperti push up, pull up, sit up, dan squat juga dapat membantu membentuk otot dengan baik. Pastikan Kamu melibatkan semua kelompok otot utama saat berlatih dengan melakukan 4 hingga 7 kali perulangan dalam setiap latihan.

2. Terapkan Sistem Defisit Kalori

Menerapkan sistem defisit kalori adalah langkah penting dalam mencapai tujuanmu. Defisit kalori berarti Kamu harus mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibakar, sehingga tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi. Ini dapat dicapai dengan mengurangi asupan kalori harian atau meningkatkan intensitas dan frekuensi olahraga, atau bahkan keduanya.

Sistem defisit kalori membantu meningkatkan metabolisme tubuh untuk membakar lemak dan dalam waktu yang sama membantu mempertahankan massa otot. Cobalah menerapkan defisit kalori sedang, yaitu mengurangi sekitar 20 hingga 25 persen dari kebutuhan kalori harianmu. Ini akan membantumu kehilangan lemak sambil tetap memungkinkan proses pembentukan otot.

3. Pilih Olahraga Interval Intensitas Tinggi

Menggabungkan latihan kekuatan dengan olahraga kardio interval intensitas tinggi (High-Intensity Interval Training/HIIT) dapat membantu mencapai tujuanmu secara lebih efektif. Kombinasi dari kedua jenis latihan ini membantu membakar lemak dengan efisien bahkan setelah Kamu selesai berolahraga.

Kamu dapat memilih latihan kekuatan seperti angkat beban atau squat, lalu menggabungkannya dengan sesi HIIT selama 10 hingga 20 menit. Latihan HIIT dapat berupa berbagai jenis aktivitas kardio seperti berlari atau bersepeda. Lakukan sesi HIIT sekitar 3 hingga 6 kali per minggu dengan durasi yang sesuai.

4. Rutin Gonta-ganti Jenis Latihan

Tubuh memiliki kecenderungan untuk beradaptasi dengan latihan rutin yang sama. Untuk mencegah stagnasi dan membantu melatih otot yang berbeda, penting untuk rutin mengubah jenis latihan. Kamu bisa meningkatkan intensitas, mengubah waktu istirahat, memvariasikan beban, meningkatkan kecepatan gerakan, atau bahkan menggabungkan latihan dengan jenis olahraga lainnya.

Lakukan perubahan jenis latihan setiap 4 hingga 6 minggu agar tubuh tetap merespons latihan dengan baik dan Kamu akan mendapatkan manfaat yang optimal.

BACA JUGA: Diet Tanpa Olahraga, Apa Bisa?

5. Konsumsi Makanan yang Seimbang dan Sehat

Latihan yang baik saja tidak cukup. Untuk mencapai hasil yang maksimal, Kamu perlu mengonsumsi makanan yang seimbang, bervariasi, dan sehat. Pastikan bahwa asupan makananmu mengandung nutrisi yang mencukupi untuk mendukung proses pembentukan otot dan penurunan lemak.

6. Beri Tubuh Waktu untuk Istirahat

Tidak kalah pentingnya, berikan tubuhmu waktu yang cukup untuk beristirahat. Berolahraga setiap hari tanpa istirahat yang memadai dapat menyebabkan kelelahan dan bahkan cedera. Proses pemulihan tubuh adalah bagian integral dari proses membentuk otot dan menghilangkan lemak. Pastikan kamu punya waktu tidur yang cukup, karena tidur membantu memperbaiki jaringan otot dan memulihkan energi tubuh.

Kesimpulan

Menghilangkan lemak dan membentuk otot dalam satu waktu membutuhkan komitmen dan usaha yang konsisten. Dengan menggabungkan latihan kekuatan, sistem defisit kalori, olahraga interval intensitas tinggi, variasi jenis latihan, pola makan seimbang, dan istirahat yang cukup, Kamu dapat mencapai tujuan kesehatan dan kebugaran dengan lebih efektif. Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum memulai program latihan dan diet baru.

BACA JUGA: Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk

Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mencegah Maag Akut

Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mencegah Maag Akut

Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mencegah Maag Akut

“Maag Akut atau gastritis adalah kondisi peradangan pada lapisan lambung yang muncul mendadak. Kondisi ini akan memicu rasa sakit pada perut yang bersifat sementara. Namun, jika tidak segera mengatasinya bisa meningkatkan risiko kanker lambung”

Oriflakes, Bantul – Keluhan sakit yang muncul mendadak dan memburuk dengan cepat dikenal dengan kondisi akut. Salah satu kondisi akut yang sering terjadi adalah maag akut atau gastritis. Kondisi ini terjadi akibat adanya kerusakan pada lapisan lambung yang menyebabkan asam lambung mengiritasi lambung.

Kondisi ini berbeda dengan maag kronis yang hanya terjadi secara perlahan, namun rasa sakitnya bisa bertahan lebih lama. 

Penyebab Maag Akut

Rusaknya lapisan lambung membuat asam mengiritasi lambung dan akhirnya menyebabkan maag akut ini, bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti

1. Infeksi Bakteri H.pylori

Bakteri H.pylori merupakan jenis bakteri yang dapat hidup di dalam saluran pencernaan. Bakteri ini sering menyerang dan menyebabkan gangguan peradangan pada lapisan lambung.

2. Terlalu Sering Minum Obat Anti Nyeri

Meski berperan dalam mengatasi rasa nyeri, Anda tetap harus berhati-hati untuk minum obat NSAID (Non-Steroid Anti-Inflamasi). Pasalnya, terlalu rutin mengkonsumsi obat ini dalam jangka waktu lama bisa mengarah pada timbulnya iritasi lambung. Beberapa contoh obat-obatan NSAID adalah aspirin, ibuprofen dan naproxen.

3. Cairan Empedu Masuk ke Lambung

Pada kondisi normal, cairan empedu seharusnya tidak bisa masuk ke dalam lambung. Namun ketika kondisi ini terjadi, lapisan lambung bisa mengalami iritasi dan akhirnya merasakan gejala maag mendadak atau gastritis.

4. Minum Alkohol Berlebihan

Mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah berlebih, bisa menyebabkan iritasi pada lambung dan menyebabkan maag akut. 

5. Alergi, Intoleransi dan Keracunan Makanan

Memiliki reaksi alergi serta mengalami intoleransi dan keracunan makanan bisa menyebabkan iritasi serta peradangan pada lambung. Kondisi inilah yang nanti akan menyebabkan maag akut dan berkembang menjadi penyakit lambung yang lebih serius.

BACA JUGA: Bolehkah Penderita Maag Minum Air Lemon?

Gejala Maag Akut yang Harus Anda Ketahui

Tidak semua orang menyadari bahwa dirinya mengalami maag akut. Ini bisa terjadi karena gejala awalnya masih ringan. Tak jarang, banyak orang kerap mengabaikan gejala yang muncul dan tidak menganggapnya serius. Beberapa gejalanya antara lain:

  • Nyeri ulu hati
  • Perut kembung atau terasa penuh, terutama setelah makan
  • Mual
  • Muntah
  • TIdak nafsu makan
  • Rasa panas seperti terbakar pada perut
  • Muntah darah
  • BAB berwarna hitam

Cara Mencegah Maag Akut

 Ada beberapa cara untuk mencegah maag akut sebelum menyerang, antara lain:

  • Konsumsi makanan yang dimasak secara matang untuk memastikan tidak mengandung bakteri berbahaya
  • Rajin mencuci tangan saat bepergian, dari toilet, sebelum dan sesudah makan dengan sabun dan air mengalir untuk menghindari infeksi bakteri Helicobacter pylori
  • Hindari minuman alkohol
  • Hindari mengkonsumsi obat-obatan anti nyeri non steroid kalau tidak diperlakukan atau harus dengan resep dokter
  • Berhenti merokok
  • Hindari mengkonsumsi makanan dengan porsi terlalu banyak
  • Temukan cara mengelola stress yang cocok bagi Anda, seperti meditasi, ibadah, pola mengatur nafas, dan menyalurkan stress melalui olahraga atau hobi dan lain sebagainya.

Secara umum, untuk mencegah kondisi maag akut, Anda harus mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat dari sebelumnya. 

Konsumsi Oriflakes untuk Bantu Melindungi dan Melapisi Dinding Lambung Selama 24 Jam

Oriflakes adalah bubur sereal yang diformulasikan dari bahan-bahan alami seperti umbi ararut, gula kelapa dan susu kambing etawa. Perpaduan bahan alami ini dapat membantu menetralkan asam lambung berlebih dan juga melapisi dinding lambung yang rusak dan mengalami iritasi. 

Untuk melindungi lambung Anda dari risiko maag akut, Oriflakes ini bisa Anda konsumsi sebanyak 2 kali sehari, sebagai menu sarapan dan juga menu makan malam. Penyajiannya yang PRAKTIS membuat bubur sereal ini di sukai banyak orang. Karena hanya perlu menyeduh Oriflakes dengan air mendidih saja, dan Oriflakes sudah bisa Anda nikmati untuk melindungi lambung Anda. 

Yuk Sayangi Lambung Anda dengan Mengkonsumsi Oriflakes 2x Sehari!

BACA JUGA: 10 Cara Pencegahan Maag Agar Sembuh Total

Mengenal Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk yang Katanya Efektif Turunkan Berat Badan

Mengenal Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk yang Katanya Efektif Turunkan Berat Badan

Mengenal Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk yang Katanya Efektif Turunkan Berat Badan

“Pernah mendengar Whey Protein & Psyllium Husk? Benarkah efektif untuk bantu turunkan berat badan? Yuk simak selengkapnya pada artikel ini”

Oriflakes, Bantul – Diet adalah cara yang paling mudah untuk memiliki berat badan ideal. Saat menjalani diet, ada dua hal penting yang tak boleh ketinggalan, yaitu menjalani olahraga dan juga memenuhi asupan nutrisi penting agar bisa memiliki berat badan ideal yang sehat. 

Belum lama ini, sempat populer istilah Whey Protein & Psyllium Husk yang katanya bisa membantu menurunkan berat badan secara optimal. Benarkah? Untuk menjawabnya, Kami sudah merangkum beberapa fakta menarik tentang kedua bahan istimewa ini. Untuk itu, yuk simak artikel ini sampai habis, agar kamu bisa lebih mengenal kedua bahan ini.

Apa itu Whey Protein?

Whey protein adalah protein yang ada di dalam whey, yaitu sisa susu yang dihasilkan dalam produksi keju. Nah, whey protein adalah sumber protein lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial yang rendah kandungan laktosanya, sehingga pengidap intoleran laktosa tetap aman mengkonsumsinya. 

Banyak orang mengkonsumsi whey protein karena diyakini dapat membantu meningkatkan sintesis protein untuk otot dan mendorong pertumbuhan massa otot tanpa lemak. Protein yang satu ini juga sangat populer di kalangan binaragawan, atlet dan mereka yang membutuhkan asupan protein tambahan. 

Manfaat Whey Protein

Whey protein memiliki beberapa manfaat penting untuk kamu yang sedang menjalani diet:

Mudah Dicerna 

Whey protein yang mengandung asam amino lengkap sangat mudah dicerna dan diserap oleh usus dibandingkan jenis protein lainnya. 

Meningkatkan Massa Otot

Massa otot akan menurun seiring bertambahnya usia, dibarengi dengan meningkatnya penumpukan lemak yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Tapi jangan khawatir, Kamu dapat mencegah hal ini dengan kombinasi latihan otot dan diet yang tepat. Caranya dengan mengkonsumsi makanan tinggi protein.

Whey protein menjadi pilihan sumber protein berkualitas tinggi dan kaya asam amino yang disebut leusin. Zat ini mampu meningkatkan pertumbuhan massa otot (anabolik) dan terbukti efektif untuk mencegah kehilangan massa otot. 

Membuat Kenyang Lebih Lama

Protein dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, terutama Whey Protein. Jenis protein ini dapat mengenyangkan lebih lama dibandingkan jenis protein lain. Karena inilah, whey protein menjadi pilihan tepat untuk kamu yang pengen kenyang lebih lama dengan makan sedikit kalori.

Bantu Menurunkan Berat Badan

Mengkonsumsi lebih banyak protein dapat mengurangi lemak dengan cara menekan nafsu makan, meningkatkan metabolisme dan membantu menjaga massa otot selama menurunkan berat badan. Whey protein sendiri sudah terbukti sangat efektif untuk membantu pembakaran lemak.

BACA JUGA: Cara diet ini bisa turunkan 11 Kg hanya dalam 2 minggu

Apa Itu Psyllium Husk?

Psyllium Husk adalah salah satu sumber makanan tinggi serat yang terbuat dari sekam atau kulit biji tanaman Plantago ovata. Banyak orang percaya bahwa makanan ini dapat membantu mengatasi sulit buang air besar. Padahal sebenarnya, makanan ini mempunyai banyak manfaat lain, terutama untuk kamu yang ingin menjalani diet. 

Manfaat Psyllium Husk

Beberapa manfaat mengkonsumsi Psyllium Husk adalah sebagai berikut ini:

Mengatasi Sembelit 

Kandungan serat larut air dalam Psyllium Husk akan menyerap air dan membentuk gel di dalam usus. Gel inilah yang membuat tekstur feses menjadi lebih lunak dan dapat keluar dengan lebih mudah.

Mengendalikan Gula Darah

Menurut The American Journal of Clinical Nutrition (2015), mengkonsumsi psyllium husk sebelum makan dapat mengurangi kadar gula darah sebanyak 37 mg/dl pada diabetesi. Ini terjadi karena tubuh tidak dapat memecah serat larut air dalam Psyllium Husk. Sehingga, mengkonsumsi serat ini tidak akan meningkatkan kadar gula darah.

Menyeimbangkan Bakteri Baik di dalam Usus

Kandungan serat larut air dalam Psyllium Husk bersifat prebiotik, yakni dapat menjaga kehidupan bakteri baik dalam usus. Gel yang terbentuk dari serat larut air akan bakteri atau mikrobiota usus pecah dan menghasilkan makanan bagi mereka, untuk tetap bertahan hidup.

Menurunkan Berat Badan

Tingginya kandungan serat pada Psyllium Husk bisa membantumu kenyang lebih lama dan dapat menurunkan hasrat ngemil makanan tak sehat. Karena itu, jika kamu sedang menjalani diet, makanan mengandung Psyllium Husk dapat menjadi menu diet yang tepat untukmu.

Dapatkan Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk dalam Oriflakes Slimmy Formula Baru!!

Psylium husk dan whey protein pada Oriflakes

Kabar baik nih buat kamu yang pengen miliki berat badan ideal. Karena kini, Oriflakes Slimmy hadir dengan Formula Baru, yaitu whey protein dan psyllium husk untuk bantu mengoptimalkan program diet sehatmu. 

Tentunya dengan formula baru yang kaya manfaat, Oriflakes slimmy juga tetap asupan makanan yang rendah kalori ya sobat, hanya 130 kalori saja. Jadi, jangan ragu untuk memulai diet sehatmu dengan mengkonsumsi Oriflakes Slimmy. 

Yuk Konsumsi Oriflakes Slimmy Formula Baru, sekarang juga!!

 

BACA JUGA: 11 Sarapan untuk Diet Sehat