Diet Tinggi Serat: Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

Diet Tinggi Serat: Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

Diet Tinggi Serat: Pengertian, Manfaat dan Cara Melakukannya

Untuk memiliki gaya hidup sehat, diet memang menjadi jawabannya. Ada banyak metode diet yang bisa kamu lakukan. Salah satunya adalah diet tinggi serat. Apa sajakah manfaatnya dan bagaimana cara melakukannya? Yuk simak artikel ini untuk mengetahui informasi selengkapnya.

Pengertian Diet Tinggi Serat

Diet tinggi serat adalah jenis diet yang bisa kamu lakukan dengan konsumsi makanan yang kaya serat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan. Lalu apa itu serat?

Serat adalah karbohidrat yang bisa kamu temukan pada makanan nabati seperti buah, sayur dan biji-bijian. Tidak seperti karbohidrat lainnya, serat tidak mudah dipecah dan dicerna oleh tubuh. Karena itu, serat justru akan menggelontor dan melancarkan sistem pencernaan dengan mudah tanpa menyebabkan kenaikan gula darah. 

Jenis-Jenis Serat

Serat sendiri terdiri dari 2 jenis, yaitu serat larut dan serat tidak larut. Apa bedanya? Berikut penjelasannya. 

1. Serat Tidak Larut

Jenis serat ini tidak bisa larut dalam cairan. Serat ini berperan untuk membantu mencegah sembelit. Biasanya serat ini terdapat pada biji-bijian, sereal gandum dan sayuran seperti wortel, seledri dan tomat

2. Serat Larut

Serat ini dapat larut dalam air dan akan menyerap cairan, sehingga wujudnya akan mengental dalam pencernaanmu. Peran serat larut sangat penting, yaitu untuk mengendalikan kadar gula darah dan mengurangi kolesterol. Serat ini bisa kamu temukan pada bubur gandum, kacang-kacangan, apel, buah beri dan pir. 

Manfaat Diet Tinggi Serat

Melakukan diet tinggi serat dapat memberikan beberapa manfaat bagi tubuh. Berikut beberapa manfaatnya:

1. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

Salah satu manfaat utama diet tinggi serat adalah meningkatkan kesehatan pencernaan. Seperti pada penjelasan awal tadi, serat bisa membantu melancarkan proses pencernaan dengan menyerap air ke dalam usus besar. Dengan begitu, tinja yang dihasilkan tubuh akan lebih lembut, sehingga menghindarkan dari risiko penyakit sembelit.

2. Menjaga Berat Badan Ideal

Diet tinggi serat juga dapat membantu merasa kenyang lebih lama. Alasannya karena serat dapat mengembangkan dan menggumpalkan makanan di dalam lambung. Hal ini dapat mengurangi keinginan untuk ngemil atau mengonsumsi porsi makan berlebihan, sehingga berat badan bisa terjaga.

3. Mengontrol Gula Darah

Serat juga dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Dengan cara memperlambat proses pencernaan makanan, sehingga kadar gula darah tidak melonjak dengan cepat, terutama setelah mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat. Manfaat serat yang satu ini sangatlah baik bagi penderita diabetes tipe 1 maupun diabetes tipe 2. 

4. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Serat dapat memelihara mikroba baik dalam usus. Selain dapat membantu proses pencernaan makanan, mikroba ini juga akan memecah serat menjadi asam yang dapat merangsang aktivitas sel-sel imun. Dengan begitu, daya tahan tubuh akan menjadi lebih kuat untuk melawan berbagai penyakit.

5. Memaksimalkan Penyerapan Nutrisi dari Makanan

Melakukan diet tinggi serat dapat membantu memaksimalkan penyerapan nutrisi lainnya dari makanan, terutama nutrisi yang jumlah sedikit. Salah satunya adalah kalsium, yaitu mineral yang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Cara Melakukan Diet Tinggi Serat

Cara melakukan diet tinggi serat

Untuk melakukan diet tinggi serat, kamu harus mengkonsumsi makanan tinggi serat sesuai dengan ketentuan. Sebagai acuan, wanita dibawah usia 50 tahun perlu mengkonsumsi setidaknya 25 gram serat per harinya, sedangkan pria membutuhkan sekitar 38 gram setiap harinya. Untuk melakukannya, kamu juga bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Konsumsi Buah-Buahan dan Sayuran Segar

Tambahkan berbagai buah-buahan dan sayuran segar ke dalam menu diet harian. Buah-buahan seperti apel, pir, dan stroberi, serta sayuran hijau dan warna-warni, adalah sumber serat yang sangat baik.

2. Pilih Biji-Bijian Utuh

Ganti sumber karbohidrat dengan biji-bijian utuh seperti oatmeal, beras merah, dan quinoa. Biji-bijian ini kaya serat dan nutrisi lainnya.

3. Konsumsi Kacang-Kacangan dan Legum

Tambahkan kacang-kacangan dan legum ke dalam menu makanan sehari-hari. Kacang almond, kacang hitam, dan kacang hijau adalah contoh makanan tinggi serat yang lezat.

4. Kurangi Konsumsi Makanan Olahan

Makanan olahan seringkali memiliki kandungan serat yang rendah. Sebagai gantinya, pilih makanan yang lebih alami dan kurangi konsumsi makanan yang diproses.

5. Minum Air Secukupnya

Penting untuk tetap terhidrasi saat menjalani diet tinggi serat. Air membantu serat melalui saluran pencernaan dengan lancar.

6. Konsumsi Oriflakes Slimmy

Terakhir dan tak kalah penting, kamu juga bisa mengkonsumsi Oriflakes Slimmy sebagai menu tinggi serat setiap hari. Serat dari Oriflakes Slimmy berasal dari umbi garut dan psyllium husk di dalamnya. Dengan rutin mengkonsumsi Oriflakes Slimmy, kamu juga bisa mendapatkan berbagai manfaat serat seperti yang sudah dijelaskan di awal tadi.

Diet tinggi serat bukan hanya tentang menjalani rencana makan yang ketat, tetapi juga tentang memilih makanan yang baik untuk kesehatan Tubuh. Nah, dengan memahami pengertian diet tinggi serat dan manfaatnya, serta mengikuti langkah-langkah sederhana untuk melakukannya, semoga kamu bisa meningkatkan kesehatan secara keseluruhan yaa. 

BACA JUGA:

10 Cara Diet Sehat Alami untuk Pemula

10 Olahraga untuk Mengecilkan Paha

Diet Golongan Darah, Bagaimana Cara Melakukannya?

Diet Golongan Darah, Bagaimana Caranya?

Diet Golongan Darah, Bagaimana Caranya?

Diet Golongan Darah, Bagaimana Caranya?

Oriflakes, Bantul – Ada banyak cara diet yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan berat badan. Dari sekian banyak cara diet, ada satu yang cukup unik, yaitu diet berdasarkan golongan darah. Lantas bagaimana cara dan aturannya? Untuk mengetahui jawabannya, pastikan Anda membaca artikel ini sampai tuntas ya.

Apa Itu Diet Golongan Darah?

Diet golongan darah adalah cara diet dengan mengatur pola makan seseorang berdasarkan jenis golongan darah mereka, yaitu A, B, O atau AB. 

Teori diet golongan darah pertama kali dicetuskan oleh seorang dokter naturopati yang bernama Peter D’Adamo pada tahun 1996, melalui bukunya yang berjudul Eat Right 4 Your Type: The Individualized Blood Type Diet Solution. Teori ini muncul berdasarkan hasil penelitian yang mengungkapkan bahwa setiap golongan darah mencerna protein lektin dengan cara yang berbeda-beda.

Menurut D’Adamo, mengkonsumsi makanan dengan kandungan lektin yang tidak sesuai dengan golongan darah dapat menyebabkan penggumpalan darah atau darah kental sehingga meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan seperti penyakit jantung, kanker, gangguan pencernaan dan gangguan ginjal.

Pola Makan Diet Golongan Darah

Dalam menjalani diet ini, asupan makanan terbagi menjadi 3 kategori, yaitu makanan bermanfaat, makanan netral dan makanan yang harus Anda hindari. Untuk mengetahui makanan apa yang cocok berdasarkan golongan darah Anda, silahkan cek di bawah ini yaa:

Golongan Darah A

Pola makan yang baik untuk golongan darah A hampir sama dengan prinsip vegetarian. 

Golongan darah A sebaiknya hindari mengkonsumsi banyak daging, susu perah, kacang merah dan gandum, karena golongan ini lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskular yang muncul akibat kelebihan lemak.

Untuk itu, Anda yang bergolongan darah A sebaiknya memperbanyak makanan organik dan segar seperti buah, sayur, kacang-kacangan, seafood, padi-padian, dan biji-bijian.

Golongan Darah B

Pemilik golongan darah B termasuk kedalam kategori omnivora, karena bisa memakan segala sumber makanan, baik nabati maupun hewani. 

Golongan darah ini bisa mengkonsumsi sayuran hijau, telur, daging dan produk olahan susu rendah lemak. 

Sementara itu, beberapa makanan yang sebaiknya Anda hindari adalah mengkonsumsi ayam, kacang tanah, jagung, wijen, soba, tomat dan gandum.

Golongan Darah O

Rekomendasi pola makan yang cocok untuk golongan darah O mirip dengan diet paleo yang mengutamakan sumber asupan makanan tinggi protein, seperti daging sapi, daging unggas, ikan, sayur dan buah-buahan.

Sementara itu, makanan yang berasal dari biji-bijian, kacang-kacangan, dan olahan susu sebaiknya dikurangi oleh orang yang bergolongan darah O.

Golongan Darah AB

Pola makan untuk golongan darah A merupakan gabungan antara beberapa jenis makanan untuk golongan darah A dan B. Orang yang memiliki golongan darah AB, sebaiknya lebih banyak mengkonsumsi makanan laut, tahu, tempe, yoghurt, keju, susu, sayuran hijau, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Sementara itu, pemilik golongan darah ini sebaiknya menghindari makanan seperti kacang merah, jagung, daging sapi dan daging ayam.

BACA JUGA:

Daftar Menu Diet yang Gak Bikin Lapar

10 Cara Diet Alami untuk Pemula

Manfaat Teh Hijau untuk Diet

Apakah Diet Ini Efektif untuk Turunkan Berat Badan?

Meski diet ini mampu memberikan manfaat untuk kesehatan, hingga kini diet golongan darah sebenarnya merupakan kontroversi yang masih sering menjadi perdebatan. Ini karena diet golongan darah belum terbukti efektif. Klaim manfaat diet ini bisa saja muncul akibat pembatasan konsumsi makanan tidak sehat dan olahraga rutin.

Selain itu, diet ini juga hanya berdasarkan oleh golongan darah tanpa mempertimbangkan kondisi kesehatan seseorang secara keseluruhan. Oleh karena itu, penerapan pola diet ini perlu Anda waspadai, terutama jika Anda mengidap penyakit tertentu seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Bagaimana Cara Diet yang Sudah Terbukti Efektif?

Salah satu cara diet yang sudah terbukti efektif adalah dengan melakukan defisit kalori, yaitu mengurangi sekaligus membakar kalori tubuh. Caranya dengan rutin melakukan olahraga aerobik dan beban  setiap hari serta mengubah pola makan menjadi lebih sehat.

Lengkapi juga diet Anda dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi protein dan serat, serta rendah kalori seperti Oriflakes Slimmy. Dengan formula barunya, Oriflakes Slimmy membawa manfaat whey protein concentrate yang dapat membantu meningkatkan massa otot sekaligus membantu meningkatkan pembakaran kalori. 

Lengkap dengan Psyllium Husk dan Umbi Garut yang kaya serat untuk membantu Anda kenyang lebih lama sekaligus menurunkan nafsu makan. Dengan kalorinya yang rendah, hanya 130 kkal dapat membantu menurunkan asupan kalori harian. 

Dengan rutin mengkonsumsi Oriflakes Slimmy 2x sehari, dapat membantu Anda meraih body goals idaman dengan lebih cepat, tepat dan sehat. Yukk segera DAPATKAN Oriflakes Slimmy Formula Baru, dengan menghubungi kami sekarang juga! 

BACA JUGA:

Bisa Turunkan 11 Kg dalam 2 Minggu, Begini Fakta Diet Telur Rebus

Diet Tanpa Olahraga Apa Bisa?

Saat Diet Boleh Melakukan Cheat Day Gak Sih?

 

Pentingnya Membangun Massa Otot untuk Kesehatan Tubuh

Pentingnya Membangun Massa Otot untuk Kesehatan Tubuh

Pentingnya Membangun Massa Otot untuk Kesehatan Tubuh

“Mengapa membangun massa otot itu sangatlah penting? Salah satunya untuk menjaga berat badan ideal. Simak penjelasan lengkapnya disini”

Oriflakes, Bantul – Mungkin kamu pernah mendengar kabar jika kita meningkatkan massa otot maka kita dapat menurunkan berat badan dengan lebih cepat. Kabar ini tidak sebenarnya tidak sepenuhnya salah. Karena melansir dari Hellosehat.com, otot ternyata dapat membakar lebih banyak kalori dibandingkan dengan lemak. Ini karena otot bersifat lebih aktif secara metabolik dibandingkan lemak. Jadi, kita bisa menyimpulkan bahwa semakin banyak massa otot yang kita miliki, maka akan semakin banyak kalori yang terbakar. Dengan kalori yang terbakar lebih banyak, maka impian punya body goals bisa tercapai dengan lebih optimal. 

Meski kalori yang terbakar tidak sebanyak yang kita duga, latihan kekuatan untuk membangun massa otot dapat membantu menghilangkan lemak juga. Karena faktanya, memiliki massa otot yang lebih banyak dapat membuat kita menjadi tidak mudah bertambah gemuk seiring bertambahnya usia. Padahal, umumnya berat badan cenderung meningkat seiring dengan pertambahan usia akibat metabolisme yang lambat.

Selain itu, latihan membangun massa otot juga dapat meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi risiko osteoporosis atau pengeroposan tulang. Tak hanya itu, latihan membangun massa otot juga dapat meningkatkan keseimbangan tubuh, sehingga mengurangi risiko cedera. Dengan begitu, kualitas hidup pun bisa meningkat sehingga kita bisa bebas melakukan berbagai aktivitas harian.

Cara Membangun Massa Otot

Massa otot

Untuk membangun massa otot, ada banyak cara yang bisa kita lakukan. Beberapa diantaranya sebagai berikut ini: 

1. Fokus pada Latihan Kekuatan

Salah satu langkah pertama dalam menghilangkan lemak dan membentuk otot adalah dengan fokus pada latihan kekuatan. Angkat beban adalah bentuk olahraga yang sangat efektif untuk membentuk dan membesarkan massa otot. Jika kamu baru saja memulai latihan kekuatan atau sudah rehat sejenak dari latihan sebelumnya, inilah saat yang tepat untuk memulainya. Tubuhmu akan merespons lebih baik terhadap pembentukan otot saat baru terbiasa dengan latihan beban.

Tak hanya angkat beban, latihan kekuatan lain seperti push up, pull up, sit up, dan squat juga dapat membantu membentuk otot dengan baik. Pastikan Kamu melibatkan semua kelompok otot utama saat berlatih dengan melakukan 4 hingga 7 kali perulangan dalam setiap latihan.

2. Terapkan Sistem Defisit Kalori

Menerapkan sistem defisit kalori adalah langkah penting dalam mencapai tujuanmu. Defisit kalori berarti Kamu harus mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada yang dibakar, sehingga tubuh mulai membakar lemak sebagai sumber energi. Ini dapat dicapai dengan mengurangi asupan kalori harian atau meningkatkan intensitas dan frekuensi olahraga, atau bahkan keduanya.

Sistem defisit kalori membantu meningkatkan metabolisme tubuh untuk membakar lemak dan dalam waktu yang sama membantu mempertahankan massa otot. Cobalah menerapkan defisit kalori sedang, yaitu mengurangi sekitar 20 hingga 25 persen dari kebutuhan kalori harianmu. Ini akan membantumu kehilangan lemak sambil tetap memungkinkan proses pembentukan otot.

3. Pilih Olahraga Interval Intensitas Tinggi

Menggabungkan latihan kekuatan dengan olahraga kardio interval intensitas tinggi (High-Intensity Interval Training/HIIT) dapat membantu mencapai tujuanmu secara lebih efektif. Kombinasi dari kedua jenis latihan ini membantu membakar lemak dengan efisien bahkan setelah Kamu selesai berolahraga.

Kamu dapat memilih latihan kekuatan seperti angkat beban atau squat, lalu menggabungkannya dengan sesi HIIT selama 10 hingga 20 menit. Latihan HIIT dapat berupa berbagai jenis aktivitas kardio seperti berlari atau bersepeda. Lakukan sesi HIIT sekitar 3 hingga 6 kali per minggu dengan durasi yang sesuai.

4. Rutin Gonta-ganti Jenis Latihan

Tubuh memiliki kecenderungan untuk beradaptasi dengan latihan rutin yang sama. Untuk mencegah stagnasi dan membantu melatih otot yang berbeda, penting untuk rutin mengubah jenis latihan. Kamu bisa meningkatkan intensitas, mengubah waktu istirahat, memvariasikan beban, meningkatkan kecepatan gerakan, atau bahkan menggabungkan latihan dengan jenis olahraga lainnya.

Lakukan perubahan jenis latihan setiap 4 hingga 6 minggu agar tubuh tetap merespons latihan dengan baik dan Kamu akan mendapatkan manfaat yang optimal.

BACA JUGA: Diet Tanpa Olahraga, Apa Bisa?

5. Konsumsi Makanan yang Seimbang dan Sehat

Latihan yang baik saja tidak cukup. Untuk mencapai hasil yang maksimal, Kamu perlu mengonsumsi makanan yang seimbang, bervariasi, dan sehat. Pastikan bahwa asupan makananmu mengandung nutrisi yang mencukupi untuk mendukung proses pembentukan otot dan penurunan lemak.

6. Beri Tubuh Waktu untuk Istirahat

Tidak kalah pentingnya, berikan tubuhmu waktu yang cukup untuk beristirahat. Berolahraga setiap hari tanpa istirahat yang memadai dapat menyebabkan kelelahan dan bahkan cedera. Proses pemulihan tubuh adalah bagian integral dari proses membentuk otot dan menghilangkan lemak. Pastikan kamu punya waktu tidur yang cukup, karena tidur membantu memperbaiki jaringan otot dan memulihkan energi tubuh.

Kesimpulan

Menghilangkan lemak dan membentuk otot dalam satu waktu membutuhkan komitmen dan usaha yang konsisten. Dengan menggabungkan latihan kekuatan, sistem defisit kalori, olahraga interval intensitas tinggi, variasi jenis latihan, pola makan seimbang, dan istirahat yang cukup, Kamu dapat mencapai tujuan kesehatan dan kebugaran dengan lebih efektif. Ingatlah untuk selalu berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum memulai program latihan dan diet baru.

BACA JUGA: Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk

Mengenal Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk yang Katanya Efektif Turunkan Berat Badan

Mengenal Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk yang Katanya Efektif Turunkan Berat Badan

Mengenal Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk yang Katanya Efektif Turunkan Berat Badan

“Pernah mendengar Whey Protein & Psyllium Husk? Benarkah efektif untuk bantu turunkan berat badan? Yuk simak selengkapnya pada artikel ini”

Oriflakes, Bantul – Diet adalah cara yang paling mudah untuk memiliki berat badan ideal. Saat menjalani diet, ada dua hal penting yang tak boleh ketinggalan, yaitu menjalani olahraga dan juga memenuhi asupan nutrisi penting agar bisa memiliki berat badan ideal yang sehat. 

Belum lama ini, sempat populer istilah Whey Protein & Psyllium Husk yang katanya bisa membantu menurunkan berat badan secara optimal. Benarkah? Untuk menjawabnya, Kami sudah merangkum beberapa fakta menarik tentang kedua bahan istimewa ini. Untuk itu, yuk simak artikel ini sampai habis, agar kamu bisa lebih mengenal kedua bahan ini.

Apa itu Whey Protein?

Whey protein adalah protein yang ada di dalam whey, yaitu sisa susu yang dihasilkan dalam produksi keju. Nah, whey protein adalah sumber protein lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial yang rendah kandungan laktosanya, sehingga pengidap intoleran laktosa tetap aman mengkonsumsinya. 

Banyak orang mengkonsumsi whey protein karena diyakini dapat membantu meningkatkan sintesis protein untuk otot dan mendorong pertumbuhan massa otot tanpa lemak. Protein yang satu ini juga sangat populer di kalangan binaragawan, atlet dan mereka yang membutuhkan asupan protein tambahan. 

Manfaat Whey Protein

Whey protein memiliki beberapa manfaat penting untuk kamu yang sedang menjalani diet:

Mudah Dicerna 

Whey protein yang mengandung asam amino lengkap sangat mudah dicerna dan diserap oleh usus dibandingkan jenis protein lainnya. 

Meningkatkan Massa Otot

Massa otot akan menurun seiring bertambahnya usia, dibarengi dengan meningkatnya penumpukan lemak yang dapat menyebabkan berbagai penyakit. Tapi jangan khawatir, Kamu dapat mencegah hal ini dengan kombinasi latihan otot dan diet yang tepat. Caranya dengan mengkonsumsi makanan tinggi protein.

Whey protein menjadi pilihan sumber protein berkualitas tinggi dan kaya asam amino yang disebut leusin. Zat ini mampu meningkatkan pertumbuhan massa otot (anabolik) dan terbukti efektif untuk mencegah kehilangan massa otot. 

Membuat Kenyang Lebih Lama

Protein dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, terutama Whey Protein. Jenis protein ini dapat mengenyangkan lebih lama dibandingkan jenis protein lain. Karena inilah, whey protein menjadi pilihan tepat untuk kamu yang pengen kenyang lebih lama dengan makan sedikit kalori.

Bantu Menurunkan Berat Badan

Mengkonsumsi lebih banyak protein dapat mengurangi lemak dengan cara menekan nafsu makan, meningkatkan metabolisme dan membantu menjaga massa otot selama menurunkan berat badan. Whey protein sendiri sudah terbukti sangat efektif untuk membantu pembakaran lemak.

BACA JUGA: Cara diet ini bisa turunkan 11 Kg hanya dalam 2 minggu

Apa Itu Psyllium Husk?

Psyllium Husk adalah salah satu sumber makanan tinggi serat yang terbuat dari sekam atau kulit biji tanaman Plantago ovata. Banyak orang percaya bahwa makanan ini dapat membantu mengatasi sulit buang air besar. Padahal sebenarnya, makanan ini mempunyai banyak manfaat lain, terutama untuk kamu yang ingin menjalani diet. 

Manfaat Psyllium Husk

Beberapa manfaat mengkonsumsi Psyllium Husk adalah sebagai berikut ini:

Mengatasi Sembelit 

Kandungan serat larut air dalam Psyllium Husk akan menyerap air dan membentuk gel di dalam usus. Gel inilah yang membuat tekstur feses menjadi lebih lunak dan dapat keluar dengan lebih mudah.

Mengendalikan Gula Darah

Menurut The American Journal of Clinical Nutrition (2015), mengkonsumsi psyllium husk sebelum makan dapat mengurangi kadar gula darah sebanyak 37 mg/dl pada diabetesi. Ini terjadi karena tubuh tidak dapat memecah serat larut air dalam Psyllium Husk. Sehingga, mengkonsumsi serat ini tidak akan meningkatkan kadar gula darah.

Menyeimbangkan Bakteri Baik di dalam Usus

Kandungan serat larut air dalam Psyllium Husk bersifat prebiotik, yakni dapat menjaga kehidupan bakteri baik dalam usus. Gel yang terbentuk dari serat larut air akan bakteri atau mikrobiota usus pecah dan menghasilkan makanan bagi mereka, untuk tetap bertahan hidup.

Menurunkan Berat Badan

Tingginya kandungan serat pada Psyllium Husk bisa membantumu kenyang lebih lama dan dapat menurunkan hasrat ngemil makanan tak sehat. Karena itu, jika kamu sedang menjalani diet, makanan mengandung Psyllium Husk dapat menjadi menu diet yang tepat untukmu.

Dapatkan Manfaat Whey Protein & Psyllium Husk dalam Oriflakes Slimmy Formula Baru!!

Psylium husk dan whey protein pada Oriflakes

Kabar baik nih buat kamu yang pengen miliki berat badan ideal. Karena kini, Oriflakes Slimmy hadir dengan Formula Baru, yaitu whey protein dan psyllium husk untuk bantu mengoptimalkan program diet sehatmu. 

Tentunya dengan formula baru yang kaya manfaat, Oriflakes slimmy juga tetap asupan makanan yang rendah kalori ya sobat, hanya 130 kalori saja. Jadi, jangan ragu untuk memulai diet sehatmu dengan mengkonsumsi Oriflakes Slimmy. 

Yuk Konsumsi Oriflakes Slimmy Formula Baru, sekarang juga!!

 

BACA JUGA: 11 Sarapan untuk Diet Sehat

Bisa Turunkan 11 Kg dalam 2 Minggu? Ini Fakta Diet Telur Rebus yang Wajib Kamu Tahu!

Bisa Turunkan 11 Kg dalam 2 Minggu? Ini Fakta Diet Telur Rebus yang Wajib Kamu Tahu!

Bisa Turunkan 11 Kg dalam 2 Minggu? Ini Fakta Diet Telur Rebus yang Wajib Kamu Tahu!

Pernah mendengar diet telur rebus? Sejak awal kemunculannya, cara diet ini dianggap bisa menurunkan BB sampai 11 Kg hanya dalam 2 minggu. Benarkah demikian? Yuk simak fakta selengkapnya dibawah ini.

Oriflakes, Bantul  Diet telur rebus merupakan diet yang diperkenalkan oleh Arielle Chandler pada 2018. Menurutnya, olahan makanan rendah karbohidrat dan rendah kalori ini bisa membantu menurunkan berat badan hingga 11 Kg hanya dalam 2 minggu. 

Melansi dari Healthline, mengkonsumsi telur dalam berbagai bentuk olahan untuk sarapan, makan siang dan makan malam dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus asupan protein yang sehat bagi tubuh. Cara diet telur rebus sebenarnya mirip dengan diet tinggi protein, bedanya ada pada manfaatnya.

Seperti Apa Diet Telur Rebus?

Diet telur rebus, bisa kamu lakukan dengan mengkonsumsi beberapa porsi telur rebus dalam sehari. Walaupun sebenarnya bukan cuma makan telur saja, tapi kamu juga bisa menyandingkannya dengan sumber protein non lemak, sayuran dan buah-buahan. Selain itu kamu juga tidak boleh mengkonsumsi cemilan di sela waktu makan.

Untuk sarapan, kamu perlu mengkonsumsi dua butir telur rebus, satu porsi sayuran dan satu buah-buahan. Pastikan sayuran yang kamu konsumsi bebas dari tepung-tepungan dan buah-buahannya juga rendah karbohidrat. 

Sedangkan untuk makan siang dan malam kamu bisa mengkonsumsi satu butir telur, sayuran dan satu porsi kecil protein tanpa lemak, seperti ikan atau dada ayam tanpa kulit. Karena termasuk jenis diet yang ketat, kamu tidak boleh melakukan diet ini dalam jangka waktu panjang, maksimal hanya dua minggu saja.

BACA JUGA: Saat Diet, Boleh Cheat Day Gak Sih?

Beberapa Fakta Diet Telur Rebus

Makanan yang Boleh Dikonsumsi

Selama menjalani diet telur rebus, kamu juga bisa mengkonsumsi makanan selain telur, tujuannya tentu untuk memenuhi asupan nutrisi harian. Beberapa diantaranya seperti berikut ini

  • Protein tanpa lemak, seperti daging unggas tanpa kulit dan ikan
  • Sayuran non- tepung, seperti brokoli, kubis, kembang kol, seledri, terong dan tomat
  • Minyak kelapa, mentega dan mayonaise dalam porsi sedikit
  • Buah rendah karbohidrat, seperti jeruk bali, jeruk nipis, jeruk limau, lemon, semangka dan beri. 
  • Air putih, soda diet, dan teh atau kopi tanpa pemanis tambahan.
  • Bumbu dan rempah-rempah, seperti bawang merah, bawang putih, kemangi, kunyit, jahe, lada dan oregano
  • Susu rendah lemak, seperti susu skim dan yoghurt rendah lemak serta keju.

Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi

Ada beberapa makanan yang tidak boleh kamu konsumsi selama menjalani diet telur rebus, seperti

  • Daging berlemak
  • Sayuran bertepung, seperti kentang, ubi jalar, kacang-kacangan, jagung dan kacang polong
  • Buah tinggi karbohidrat, seperti pisang, nanas dan mangga
  • Biji-bijian, contohnya roti, pasta, quinoa, couscous, farro, soba dan barley
  • Makanan olahan, makanan ringan dan makanan cepat saji
  • Minuman dengan pemanis tambahan, seperti soda, jus, teh manis dan minuman olahraga.

Efektif untuk Defisit Kalori

Diet telur rebus memang bisa menurunkan berat badan karena hampir semua pilihan makanannya yang rendah kalori. Dengan menjalani diet ini, artinya kamu bisa melakukan defisit kalori, yaitu mendapatkan lebih sedikit asupan kalori daripada yang jumlah kalori yang tubuh bakar sepanjang hari.

Selain rendah kalori, diet ini juga rendah karbohidrat, sehingga peluang keberhasilannya cukup tinggi.  Menurut studi dalam jurnal PLOS ONE ada 12 penelitian terkait diet rendah karbohidrat yang menunjukkan fakta bahwa diet rendah karbohidrat efektif untuk menurunkan berat badan.

Ada Kekurangannya

Diet telur rebus termasuk jenis diet yang ketat. Itu sebabnya kamu tidak boleh melakukannya dalam jangka panjang. Maka dari itu, kamu hanya boleh menjalankan diet ini selama tidak lebih dari dua minggu.

Menurut studi pada Journal of Bone and Mineral Metabolism, diet ketat jangka panjang bisa menurunkan kepadatan tulang. Diet ini juga berisiko membentuk kebiasaan makan yang tidak sehat. Pasalnya, kamu juga perlu menghindari berbagai jenis makanan yang sebenarnya kaya nutrisi. 

Selain itu, kamu juga bisa berisiko mengalami berat badan “yoyo”, yaitu kondisi penurunan berat badan yang cepat dan tidak bertahan lama, sebab yang hilang bukan lemak melainkan cairan tubuh. 

Ditambah dengan risiko peningkatan kolesterol yang bisa kamu alami jika melakukan diet ini. Ini karena telur termasuk makanan yang tinggi kolesterol dan dalam diet ini kamu harus mengkonsumsi lebih banyak telur dari biasanya. 

Jadi gimana, pengen mencoba diet yang satu ini?

BACA JUGA: Manfaat Teh Hijau untuk Diet Penurunan Berat Badan

Diet Tanpa Olahraga, Apa Bisa?

Diet Tanpa Olahraga, Apa Bisa?

Diet Tanpa Olahraga, Apa Bisa?

Oriflakes, Bantul – Saat ingin menurunkan berat badan berlebih, tentu harus kita imbangi dengan menjaga pola makan dan berolahraga secara teratur. Akan tetapi, belakangan ini muncul tren diet yang baru, yaitu diet tanpa perlu melakukan olahraga. Apakah cara ini bisa turunkan berat badan? Simak penjelasan lengkapnya dibawah.

Menurunkan berat badan tanpa berolahraga, sebenarnya “bisa” dilakukan dan bukanlah hal yang mustahil. Apalagi jika Anda mempunyai aktivitas yang begitu padat dan tak ada waktu untuk melakukan olahraga, maka cara diet ini cocok untuk Anda lakukan.

Namun jika Anda memang ingin memilih metode diet ini, berarti Anda harus benar-benar memperhatikan asupan kalori setiap harinya. Karena saat asupan kalorinya tidak terkontrol, maka diet ini juga bisa gagal.

BACA JUGA: Saat Diet, Boleh Melakukan Cheat Day Gak Sih?

Tips Diet Tanpa Olahraga yang Bisa Anda Lakukan

Tip diet tanpa olahraga

Berikut beberapa tips menjalani diet tanpa perlu berolahraga yang perlu Anda simak:

1. Perbanyak Asupan Protein saat Makan

Salah satu cara diet tanpa olahraga yang efektif menurunkan berat badan adalah dengan menambah asupan protein. Dengan mengkonsumsi lebih banyak protein dapat mencegah penambahan berat badan bahkan tanpa olahraga. 

Ini karena protein membuat Anda dapat mengontrol nafsu makan dan memberikan efek kenyang lebih lama. Oleh karena itu, jika ingin diet tanpa olahraga, sebaiknya penuhi asupan protein dengan mengkonsumsi makanan tinggi protein seperti tahu, telur, dada ayam, ikan, produk susu, kacang-kacangan dan daging tanpa lemak.

2. Mengkonsumsi Lebih Banyak Serat

Serat merupakan nutrisi penting yang dapat membantu menurunkan berat badan. Ini karena serat dapat meningkatkan rasa kenyang, membantu penyerapan nutrisi dan memperlambat pengosongan perut.

Anda bisa mendapatkan asupan serat melalui beberapa makanan seperti kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran dan juga sereal umbi ararut ORIFLAKES Slimmy. 

Oriflakes Slimmy memiliki kandungan serat yang tinggi, sekaligus kalori yang rendah, hanya 140 Kkal per saji. Penyajiannya yang mudah hanya perlu seduh dengan air mendidih membuat sereal ini cocok untuk Anda memiliki aktivitas yang sangat padat.

3. Mengunyah Makanan Secara Perlahan

Faktanya, kecepatan Anda mengunyah makanan ternyata dapat mempengaruhi berat badan Anda. Hal ini dibuktikan oleh sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang makan dengan cepat memiliki potensi lebih besar untuk menambah berat badan dibandingkan dengan orang yang makan secara perlahan.

Untuk membiasakan makan dengan lebih lambat, Anda bisa menghitung setiap gigitan saat mengunyah makanan. Cara ini dinilai sebagai cara mudah untuk meningkatkan rasa kenyang, sehingga makan pun lebih sedikit.

Jadi jika pengen diet tanpa olahraga, sebaiknya Anda lebih menikmati setiap gigitan makanan, kunyah dengan perlahan, dan berhentilah makan sebelum terasa kenyang.

4. Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan minum cukup air putih juga penting untuk Anda lakukan sebagai bagian diet tanpa olahraga. Kebiasaan ini dapat menurunkan berat badan, terutama jika Anda minum air putih sebelum makan, karena dapat memberikan efek kenyang yang lebih cepat.

5. Kendalikan Porsi Makan

Porsi makan yang besar dapat mendorong orang untuk makan lebih banyak, serta meningkatkan resiko obesitas. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menyajikan makanan dengan porsi yang lebih sedikit bisa membantu Anda makan lebih sedikit kalori dan berat badan pun bisa berkurang. Selain itu, hindari juga kebiasaan makan sambil menonton TV, sebab bisa memicu makan secara berlebihan juga.

6. Hindari Makanan atau Minuman Manis

Makanan dan minuman yang manis biasanya mengandung gula tambahan dan tinggi kalori. Jika asupan kalori tidak Anda perhatikan, tentu bisa membuat diet ini gagal. Selain itu, makanan dan minuman ini juga memiliki nutrisi yang sangat sedikit dan tidak bagus untuk kesehatan. Jadi, jika ingin diet, sebaiknya hindari makanan atau minuman manis dulu ya.

7. Jaga Waktu Tidur

Tips diet tanpa olahraga yang tak boleh terlewatkan yaitu dengan mencukupi waktu tidur malam, sekitar 7-8 jam untuk orang dewasa. 

Karena saat kekurangan waktu tidur ditambah dengan stress berat dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon pengatur nafsu makan sehingga bisa mendorong Anda makan lebih banyak.

Jadi itulah beberapa tips diet tanpa olahraga yang bisa Anda lakukan. Meski demikian, menjaga pola makan dan berolahraga tetap menjadi salah satu cara paling efektif untuk membakar kalori lebih banyak, menurunkan berat badan dan memiliki body goals idaman Anda. 

Jika diet tanpa berolahraga ini belum bisa menurunkan berat badan Anda, mungkin Anda juga perlu tetap melakukan olahraga minimal 30 menit sehari dan lakukan secara konsisten. Semoga bermanfaat.

BACA JUGA: 10 Mitos Menurunkan Berat Badan yang Perlu Kamu Tahu

Saat Diet Boleh Melakukan Cheat Day Gak Sih?

Saat Diet Boleh Melakukan Cheat Day Gak Sih?

Saat Diet Boleh Melakukan Cheat Day Gak Sih?

Siapa yang pernah melakukan cheat day saat diet? Walaupun sekilas seperti “self reward”, ternyata ini akibat yang muncul karena cheat day.

Sekilas Tentang Cheat Day

Cheat day sering dianalogikan sebagai “self reward” untuk mereka yang sudah berusaha keras menjalani pola makan dengan aturan yang ketat, saat sedang diet. Cheat day atau membebaskan diri menikmati makanan enak atau kesukaan dalam satu hari bisa, diyakini bisa membuat para pejuang diet tetap berpegang teguh dan bersemangat menjalani program diet dalam waktu yang lebih lama.

Beberapa pelaku diet biasanya melakukan cheat day sebanyak satu kali seminggu pada akhir pekan atau hanya satu kali sebulan. Beda orang, bisa berbeda cara cheat day-nya, seperti halnya cara diet yang berbeda bagi setiap orang. Namun biasanya, Cheat day identik dengan mengkonsumsi makanan tinggi lemak, kalori dan gula.

Lantas sebenarnya amankah melakukan Cheat Day saat menjalani diet? 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Yuk simak penjelasan lengkap dalam artikel ini.

Cheat Day Menurut Para Ahli

Sebenarnya ada banyak peneliti dan juga Dokter yang tidak merekomendasikan para pelaku diet untuk melakukan Cheat Day, karena bisa menggagalkan diet. Namun tak sedikit pula peneliti maupun Dokter yang mengatakan bahwa Cheat Day boleh dilakukan sesekali dan bisa membawa beberapa manfaat untuk kesehatan, seperti berikut ini.

Manfaat Cheat Day

Berikut beberapa manfaat Cheat Day yang bisa Anda dapatkan

Meningkatkan Metabolisme

Saat melakukan cheat day, metabolisme tubuh ternyata akan semakin meningkat sehingga bisa membakar kalori dengan lebih cepat. Ini bisa terjadi karena asupan kalori yang naik memicu peningkatan kadar hormon leptin, yaitu hormon yang berfungsi menjaga keseimbangan energi dalam tubuh dengan cara membakar kalori.

Memenuhi Kebutuhan Kalori

Dalam sehari, seorang laki-laki dewasa membutuhkan kalori sebanyak 2650 kkal dan perempuan dewasa sebanyak 2250 kkal. Sementara itu, untuk menurunkan berat badan, Anda perlu setidaknya mengurangi asupan kalori harian sebanyak 500 kkal. Dengan melakukan cheat day, maka Anda bisa melengkapi kekurangan kalori selama melakukan diet sekaligus menjaga energi dalam tubuh.

Menjaga Diet Agar Tetap Konsisten

Seperti dalam penjelasan diawal, Cheat Day memang bisa bermanfaat bagi tubuh untuk beristirahat sejenak. Pasalnya, saat menjalani diet, Anda perlu menghitung asupan kalori dari setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh. Nah, dengan cheat day, artinya Anda akan membuat tubuh menjadi reset atau kembali segar dan kembali siap, ketika harus menjaga pola makan yang ketat. 

Hal Keliru yang Sering Terjadi saat Cheat Day

Cheat day yang Anda lakukan dengan benar dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga membuat tubuh tetap dalam fase membakar lemak. Namun dibalik itu semua, ternyata banyak pelaku diet yang melakukan kesalahan saat Cheat Day. Sebut saja mereka menjadi Cheat day sebagai hari “balas dendam” dengan mengkonsumsi makanan tidak sehat secara berlebihan.

Salah mengkonsumsi makanan dalam Cheat Day bukan hanya membuat diet gagal, namun justru juga bisa memicu beragam gangguan kesehatan lainnya seperti obesitas, diabetes, resiko penyakit jantung, hingga masalah lambung. Itu sebabnya, jika ingin melakukan Cheat day tanpa merusak pola diet, Anda bisa melakukan hal ini.

BACA JUGA : Penyebab Diet Gagal

Aturan Cheat Day yang Tepat dan Aman

Aturan Cheat Day

Dengan menerapkan aturan ini, Anda bisa tetap aman melakukan Cheat Day tanpa takut diet gagal.

Lakukan Cheat Day pada Siang Hari

Daripada melakukan Cheat Day pada malam hari, sebaiknya Anda melakukannya pada siang hari saja. Pasalnya, asupan makanan saat Cheat Day sering mengandung karbohidrat dan lemak yang tinggi sehingga menyumbang kalori yang cukup banyak. Dengan melakukan Cheat Day pada siang hari, Anda bisa mengurangi penumpukan kalori berlebih di tubuh dengan cara melakukan aktivitas harian pada siang hari.

Konsumsilah Makanan Tinggi Protein dan Serat

Tidak hanya saat diet saja, mengkonsumsi makanan sehat yang tinggi protein dan serat juga wajib Anda lakukan setiap hari. Pasalnya, makanan ini dapat membantu mengontrol nafsu makan, tetapi tetap menjaga kebugaran tubuh meski sedang membatasi pola makan.

BACA JUGA: Daftar Menu Diet Sehat

Hindari Konsumsi Makanan Berlebihan

Meski sedang libur sejenak dari diet, bukan berarti Anda bisa leluasa mengkonsumsi makanan pantangan diet sebanyak yang Anda suka. Anda tetap perlu memperhatikan asupan kalori harian yang Anda konsumsi. Jadi saat Cheat Day, usahakan tetap mengkonsumsi makanan pada jumlah yang normal saja ya.

Jika Anda kesulitan menghitung jumlah kalori yang tubuh Anda butuhkan, Anda bisa berkonsultasi ke dokter atau rajin-rajinlah membaca komposisi dari makanan yang Anda Konsumsi. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan berbagai TIPS DIET SEHAT melalui instagram Official dari @Oriflakesslimmy ya.

Makan secara Perlahan

Saat melakukan Cheat Day, usahakanlah untuk makan makanan yang Anda sukai dengan mengunyahnya secara perlahan-lahan agar Anda bisa menikmati rasa makanan. Selain itu, makan secara perlahan juga dapat membantu Anda merasa kenyang lebih cepat. 

Buat Versi sehat dari Makanan Kesukaan Anda

Jika Anda menyukai makanan tinggi lemak seperti pizza, burger, junk food dan fast food, maka Anda bisa menikmati makanan ini saat Cheat Day. Benarkah? 

Ya, tentu saja, namun dengan beberapa catatan. Anda harus menyiasati makanan tadi dengan mengganti beberapa bahan yang tinggi lemak dan karbohidrat dengan bahan yang lebih sehat. Misalnya, jika Anda suka makan es krim, cobalah pilih alternatif es krim yang rendah lemak atau gula.

Setelah membaca Informasi ini, tentu dapat kita simpulkan bahwa Cheat Day saat diet tetap bisa kita lakukan. Namun, tentu ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan Cheat Day agar Diet Anda tetap bisa lancar dan segera memiliki berat badan yang Anda damba-dambakan. Jadi gimana, Berani mencoba Cheat Day?

BACA JUGA: 10 Mitos Diet untuk Menurunkan Berat Badan

7 Tips Mengendalikan Nafsu Makan Berlebihan 

7 Tips Mengendalikan Nafsu Makan Berlebihan 

Menjaga nafsu makan memang salah satu tantangan yang harus ditaklukkan ketika Anda ingin menjalani program diet. Jika tidak dijaga dengan baik, nafsu makan berlebihan justru bisa membuat diet Anda gagal dan dapat menyebabkan masalah obesitas. 

Pada dasarnya, setiap orang memiliki nafsu makan yang berbeda-beda. Ada yang mudah mengendalikannya dan ada juga yang kesulitan untuk mengendalikannya. Jika Anda termasuk orang yang kesulitan mengendalikan nafsu makan, maka Anda bisa melakukan beberapa latihan khusus untuk mengendalikan nafsu makan.

Namun, sebelum mencoba cara mengendalikan nafsu makan Anda, sebaiknya kenali dulu penyebab kenapa bisa memiliki nafsu makan berlebihan yang sulit untuk dikendalikan.

Penyebab Kesulitan Mengendalikan Nafsu Makan

Sulit menahan nafsu makan bisa saja disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari, seperti terlalu sering makan cepat atau makan sambil melakukan aktivitas lain. Tapi ternyata selain kebiasaan, nafsu makan berlebihan juga bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti berikut ini

  • Pola makan yang tidak sehat, seperti suka mengkonsumsi makan tinggi gula dan karbohidrat, namun rendah serat, protein dan lemak sehat.
  • Faktor Keturunan
  • Masalah psikologis, stress dan gangguan kecemasan
  • Kurang waktu tidur
  • Gangguan makan seperti binge eating disorder
  • Mempunyai penyakit seperti diabetes, hipoglikemia dan gangguan tiroid
  • Efek samping obat-obatan, seperti kortikosteroid, cyproheptadine dan antidepresan

Waspadai Dampak Buruk Nafsu Makan Berlebihan

Menuruti nafsu makan berlebihan, ternyata tidak hanya menyebabkan masalah obesitas saja, tetapi juga Anda berpotensi mengalami beberapa masalah berikut ini.

  • Menyebabkan gangguan rasa percaya diri dan kecemasan
  • Menaikkan kadar gula darah yang bisa menyebabkan risiko penyakit diabetes
  • Mengganggu kesehatan ginjal
  • Menurunkan kemampuan otak hingga berisiko mudah kehilangan ingatan
  • Memicu sensasi panas di dada
  • Menimbulkan masalah pencernaan
  • Memicu nyeri di persendian

Cara Mengendalikan Nafsu Makan Berlebihan

Jika Anda terus merasa lapar dan kesulitan menahan nafsu makan berlebihan, Anda bisa mencoba beberapa cara mengendalikan nafsu makan seperti berikut ini.

  • Konsumsi sumber makanan yang kaya serat

Serat memang sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan, tapi selain itu, ternyata serat juga bisa membuat perut kenyang lebih lama. Dengan perut yang kenyang, nafsu makan Anda bisa berkurang.

Beberapa makanan yang mengandung kaya serat seperti kacang-kacangan, gandum, agar-agar, pisang, pepaya, alpukat, brokoli dan wortel.

Baca Juga: Daftar Menu Diet Sehat Seminggu

  • Makan dengan perlahan

Saat sedang makan, tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk memunculkan rasa kenyang. Jika Anda makan secara perlahan, maka akan memberikan waktu bagi otak untuk menangkap sinyal bahwa Anda sudah kenyang dan bisa membatasi asupan kalori yang masuk tubuh.

  • Banyak minum air putih

Banyak penelitian mengungkapkan bahwa orang yang terbiasa minum banyak air putih tidak mudah mengalami rasa lapar, sehingga nafsu makan dapat dikendalikan. Tak hanya itu, mengkonsumsi air putih ternyata juga dapat membantu menurunkan berat badan dan mencegah dehidrasi. Untuk itu, pastikan Anda memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih, setidaknya 3 liter untuk pria dan 2 liter untuk wanita per hari.

  • Menjaga waktu tidur yang cukup

Waktu tidur yang dibutuhkan setiap orang tentu berbeda berdasarkan usianya. Namun dengan memenuhi waktu tidur malam setidaknya 7 jam saja, ternyata dapat mempengaruhi produksi hormon leptin dan ghrelin yang dapat mengendalikan nafsu makan. 

Jadi dengan mencukupi waktu tidur 7 jam sehari, hormon dalam tubuh Anda akan bekerja dengan lebih baik untuk mengendalikan nafsu makan berlebihan.

  • Hindari melewatkan waktu makan

Demi suksesnya diet, banyak orang yang beranggapan bahwa dengan mengurangi bahkan melewatkan waktu makan dapat menurunkan berat badan. Padahal dengan melakukan hal ini justru dapat mengganggu kinerja pencernaan dan tubuh.

Selain itu, melewatkan waktu makan, justru akan membuat nafsu makan cenderung lebih besar di waktu makan berikutnya. Hal ini di dukung oleh sebuah studi dalam British Journal of Nutrition yang mengungkapkan bahwa, orang yang makan 3 kali sehari merasa lebih puas dengan konsumsi makanannya dan cukup kenyang selama 24 jam daripada orang yang hanya makan 2 kali sehari.

Oleh karena itu, untuk mengendalikan nafsu makan, sebaiknya Anda tetap makan teratur 3 kali sehari dengan mengurangi asupan kalorinya.

  • Rutin berolahraga

Berolahraga secara rutin ternyata dapat membantu mengurangi aktivitas bagian otak yang mengendalikan nafsu makan dan mengurangi kadar hormon pemicu rasa lapar.

Sebuah penelitian dalam INternational Journal of Obesity menyatakan bahwa olahraga aerobik selama 60 menit lebih efektif untuk menekan nafsu makan daripada olahraga anaerobik dengan durasi yang sama. Beberapa jenis olahraga aerobik yang ringan dan bisa Anda coba di rumah seperti berenang, bersepeda dan jogging.

  • Hindari mengkonsumsi camilan

Rasa lapar di luar jam makan memang sering membuat seseorang ingin mengkonsumsi camilan. Sayangnya, camilan yang biasa dikonsumsi bukanlah makanan yang sehat, seperti gorengan, es krim, permen dan coklat.

Walaupun rasanya begitu lezat, jenis cemilan ini memiliki kandungan gula, lemak, serta kalori yang tidak baik bagi kesehatan jika Anda konsumsi secara berlebihan.

Nah, jika Anda merasa lapar dan ingin ngemil, coba pilihlah cemilan yang sehat, seperti buah, telur rebus, yogurt rendah lemak dan sereal ORIFLAKES SLIMMY yang kaya serat untuk membantu Anda kenyang lebih lama.

Itulah beberapa tips untuk mengendalikan nafsu makan yang dapat Anda coba di rumah mulai dari hari ini. Jika Anda melakukan tips ini  secara rutin dan konsisten,  maka Anda akan memiliki tubuh yang lebih sehat dan nafsu makan pun terkendali dengan lebih mudah. Selamat mencoba..

Baca Juga: 10 Mitos Diet Menurunkan Berat Badan

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Rahasia Diet Sukses dalam 30 Hari

Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Rahasia Diet Sukses dalam 30 Hari

Dapat memiliki badan impian yang indah, ramping dan enak dipandang adalah impian bagi banyak orang. Tak terbatas usia, dari yang muda hingga usia senja, banyak yang menginginkannya. Entah itu dengan alasan penampilan saja atau dengan alasan kesehatan. Berbagai metode diet pun diikuti dengan harapan bisa memiliki badan impian.

Tapi sayangnya, tak sedikit pula pejuang diet yang justru salah memilih cara dietnya dan malah berakibat buruk bagi kesehatannya. Salah satu penyebab hal ini bisa terjadi karena adanya kesalahpahaman soal pengertian DIET itu sendiri. Berawal dari pemahaman bahwa diet itu hanya sekedar mengurangi makan saja. 

Dari sinilah, persepsi ini berkembang dan seakan jadi pengertian yang sebenar-benarnya tentang “apa itu diet”. Lalu banyak kasus diet asal-asalan yang bermunculan, terutama dengan cara mengurangi porsi makan secara ekstrem. Padahal hal ini justru bisa mengurangi asupan nutrisi untuk tubuh dan mengundang berbagai penyakit berdatangan lho sobat.

Dilansir dari berbagai sumber, beberapa penyakit yang dapat menyerang jika sobat salah melakukan cara diet, sebagai berikut ini.

Baca Juga: 10 Cara Diet Sehat Alami Bagi Pemula

  • Malnutrisi 

Yaitu penyakit akibat kekurangan nutrisi yang dapat menyebabkan turunnya kinerja, sulit berkonsentrasi dan kehilangan massa otot serta jaringan tubuh.

  • Anoreksia

Anoreksia adalah kondisi kesehatan mental serius dan gangguan makan yang berpotensi mengancam jiwa karena persepsi pikirannya terganggu. Penyakit ini  biasanya muncul setelah menjalani diet ekstrem karena terlalu terobsesi kurus.

  • Sindrom Yoyo

Yaitu gangguan ketidakstabilan berat badan yang mudah naik dan mudah turun dengan cepat. 

  • Menurunnya sistem imun tubuh

Dengan asupan kalori yang dibatasi oleh diet, dapat mengurangi sistem kekebalan tubuh dan tubuh menjadi rentan terserang penyakit.

  • Timbul masalah kesehatan lainnya

Seperti, maag, gangguan makan, konstipasi, diabetes, depresi hingga anemia. Nah, yang jadi pertanyaan, Bagaimanakah cara paling tepat untuk diet yang sehat dan tidak berisiko terkena penyakit-penyakit diatas?

Sebenarnya ada banyak metode diet sehat yang bisa dilakukan. Namun pada dasarnya, diet dengan mengurangi asupan kalori pada menu makanlah yang paling baik dan aman dilakukan.

Namun tetap saja, menu makan yang Sobat konsumsi harus memenuhi standar kebutuhan asupan kalori harian.

Jangan khawatir, karena kami sudah merangkum menu diet sehat yang bisa Sobat konsumsi selama 30 hari kedepan. Penasaran apa saja menunya? Yukk langsung simak ulasannya dibawah ini yaa!

REKOMENDASI MENU DIET SEHAT untuk 30 HARI

  • Hari Senin 

Untuk mengawali aktivitas di hari senin, Sobat bisa mengkonsumsi oatmeal dengan topping buah atau yogurt. Buah dan yogurt berperan sebagai sumber kandungan serat, mineral dan karbohidrat untuk menjaga rasa kenyang sobat lebih lama. Selain sebagai menu sarapan, makanan ini juga dapat sobat konsumsi sebagai menu makan siang sekaligus makan malam lho.

  • Hari Selasa 

Di hari selasa, sobat bisa menyantap sarapan berupa telur dadar atau orak-arik. Untuk memasak telur dadar rendah kalori, sobat bisa menggunakan teflon anti lengket ataupun memasaknya dengan minyak yang rendah kalori. Telur dadar juga bisa disandingkan dengan ayam panggang beserta tomat dan wortel, sebagai asupan gizi tambahan.

Di waktu makan malam, sobat bisa mengkonsumsi nasi merah sebagai sumber karbohidrat kompleks yang memiliki kandungan serat dan protein tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan nasi putih. Sobat juga bisa menambahkan lauk seperti ikan atau ayam panggang. Namun pastikan bagian ayam yang sobat konsumsi adalah bagian dada ya karena bagian ini memiliki kandungan kalori yang lebih rendah dibandingkan bagian ayam lainnya.

  • Hari Rabu

Diet dengan buah dan sayuran kenapa tidak? Ya, di hari rabu ini, sebaiknya sobat konsumsi lebih banyak buah dengan persentase 50 persen dalam sehari. Sobat bisa mengkonsumsi buat pisang, melon, alpukat, jeruk, pir, dan apel sebagai sumber asupan serat. Sementara itu, 50 persen sisanya, sobat dapat mengkonsumsi sayuran atau biji-bijian seperti bayam, sawi, tomat, mentimun dan brokoli.

  • Hari Kamis

Agar dietnya bisa sukses, di hari kamis ini, sobat perlu mengurangi porsi makanan, terutama yang mengandung karbohidrat ya. Tapi jangan khawatir, sobat tetap makan tiga kali sehari, hanya menu ber karbonya yang dikurangi. 

Untuk sarapan, sobat bisa mengkonsumsi buah pisang dan telur sebagai sumber tenaga untuk menjalani aktivitas seharian.

Sebagai menu makan siang dan malam, Sobat bisa mengkonsumsi smoothies buat alpukat.dipadukan dengan salad sayur. Untuk salad sayurnya sobat bisa menggunakan bahan seperti pepaya, keju, timun, tomat, wortel, kubis dan pepaya, dengan dressing minyak zaitun.

Baca Juga: 7 Jenis Roti yang Sehat untuk Diet

  • Hari Jumat

Sobat bisa mengkonsumsi sandwich roti gandum dengan isian selai kacang. Tapi Ingat, roti gandum ya, bukan roti tawar biasa. Kenapa? Karena kalori pada roti gandum terbilang lebih rendah, dibandingkan jenis roti lainnya. Selain itu, kandungan serat pada gandum juga tinggi, yang mana serat ini sangat baik untuk memberikan rasa kenyang yang lebih lama. Selai kacang yang sobat konsumsi juga perlu diperhatikan kandungan kalorinya. Pastikan kalorinya rendah ya agar dietnya tidak gagal.

Dilanjutkan menu makan siang dengan salad sayur yang dilengkapi daging ayam bagian dada. Untuk menu makan malam, sobat bisa mengkonsumsi telur rebus dengan tambahan sayuran rebus.

  • Hari Sabtu

Biar dietnya tetap semangat, sobat bisa mencoba menu sarapan telur dadar dengan bayam untuk menambah asupan nutrisi. Sebagai menu makan siang dan malam, sobat bisa mengkonsumsi jagung atau kentang rebus. Bisa dipadukan juga dengan ayam panggang sebagai lauk tambahannya.

  • Hari Minggu

Hari libur, biasanya menjadi hari yang paling rawan terjadi cheat day nih. Tapi ingat ya sob, kembalikan lagi ke niat awal untuk berdiet, agar bisa memiliki badan impian. 

Spesial untuk hari minggu, sobat bisa mengkonsumsi sereal dan susu skim sebagai menu sarapan yang praktis. Untuk menu makan siang, sobat bisa sedikit membebaskan pilihan menunya, namun ingat, tetap harus dalam porsi yang sewajarnya ya. Lalu mengkonsumsi pepes ikan dengan jeruk nipis yang dipadukan dengan nasi merah serta timun akan menjadi penutup menu diet hari minggu yang paling pas.

Gimana sob? Setelah baca-baca menu diatas, pastinya jadi semakin siap dan semangat dong untuk mengejar berat badan impian? 

Baca Juga: Penyebab Diet Gagal

Eitss, tapi tunggu dulu. Jika Sobat merasa menu-menu diatas terbilang cukup “ribet”, sobat bisa menggantinya dengan ORIFLAKES SLIMMY!

ORIFLAKES SLIMMY ini adalah sereal yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks dan kaya akan serat yang dapat bertahan lebih lama di dalam tubuh karena memiliki sifat yang lebih sulit dicerna, sehingga membuat kenyang lebih lama dan dapat membantu mengoptimalkan program diet sehatmu. 

Cara mengkonsumsinya juga sangat praktis, cukup tuangkan 3 sendok Oriflakes Slimmy dan dicampurkan dengan 150 ml aja. Gak ribet, bikinnya super cepet dan sehatnya mantep! Diet Pun jadi lebih mudah, aman dan nyaman!

Yuk lengkapi diet sehatmu dengan ORIFLAKES SLIMMY sekarang juga!!

Cara Mengukur Berat Badan Ideal Menggunakan Metode BMI (Body Mass Index)

Cara Mengukur Berat Badan Ideal Menggunakan Metode BMI (Body Mass Index)

Salah satu cara mengukur berat badan ideal sekaligus kesehatan yakni menggunakan metode BMI (indeks massa tubuh). Metode ini digunakan untuk mengatagorikan orang berdasarkan tinggi dan berat badan dan sering digunakan untuk menentukan diagnosis, pengobatan, dan perawatan individu. Namun metode ini diteliti sebagai pendekatan menyeluruh yang kurang efekif. BMI masih digunakan sampai saat ini karena merupakan metode yang murah dan cepat untuk membuat penilaian. Menurut CDC, orang dengan BMI yang sangat tinggi cenderung memiliki persentase lemak tubuh yang tinggi. Artikel ini akan membahas terkait metode BMI dan cara mengukur berat badan ideal menggunakan metode BMI.

Body mass index

Mendefinisikan BMI 

Cara mengukur berat badan ideal dengan metode BMI menggunakan rumus yang menemukan rasio tinggi dan berat badan seseorang. Rumusnya cukup dengan berat badan dalam kilogram dibagi dengan kuadrat tinggi badannya dalam meter. Pengukuran ini digunakan untuk mengklasifikasikan orang dalam kategori tertentu baik berat badan kurang, berat badan normal, ataupun obesitas . Kategori ini digunakan untuk menentukan kemungkinan risiko kesehatan potensial t

ertentu.

Pengukuran BMI Kategori Berat:
Di bawah 18.5 Berat badan kurang
18,5 – 24,9 Berat badan normal
25.0 – 29.9 Kegemukan
30.0 ke atas Obesitas

*Sobat dapat menggunakan kalkulator ini untuk menentukan BMI sobat 

Apa Yang Dapat Diungkapkan BMI

Walaupun BMI hanya salah satu dari sekian faktor yang digunakan untuk menunjukkan potensi risiko kesehatan, namun BMI paling sering dikaitkan dengan kondisi hal berikut pada populasi kelebihan berat badan dan obesitas seperti:

  • Penyakit jantung koroner
  • Hipertensi
  • Osteoartritis
  • Sleep apnea dan kondisi pernapasan lainnya
  • Kanker tertentu
  • Pukulan
  • Diabetes tipe 2

*Bagi yang memiliki BMI di bawah kisaran normal, ada kondisi kesehatan potensial lainnya yang signifikan :

  • Penyakit kardiovaskular
  • Depresi
  • Susah hamil
  • Kulit kering
  • Rambut rontok
  • Siklus haid tidak teratur
  • Kekurangan nutrisi
  • Osteoporosis
  • Penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh

Untuk beberapa kelompok orang, sebaiknya tidak mengandalkan BMI mengingat BMI ini memiliki keterbatasan karena tidak dapat memberikan gambaran kesehatan yang akurat bahkan lebih signifikan daripada rata-rata orang. Termasuk  pada orang :

  • Individu berotot atau mereka yang sangat atletis
  • Hamil dan menyusui individu
  • Orang tua
  • Anak-anak

Menggunakan indeks massa tubuh menjadi salah satu cara mengukur berat badan ideal dan memberikan informasi penting yang dapat membantu menentukan status kesehatan. Misalnya, hanya dengan menggunakan tinggi dan berat badan seseorang akan menghilangkan jumlah lemak tubuh, tulang, dan massa otot yang mungkin dimiliki. Banyak orang atletik dengan massa otot yang lebih tinggi dari rata-rata akan mendapati diri mereka berada dalam kisaran BMI yang kelebihan berat badan. Sebaliknya, individu lanjut usia mungkin memiliki massa otot yang lebih sedikit daripada rata-rata, dan anak-anak belum sepenuhnya mengembangkan tulang dan otot mereka.

Masalah Lebih Lanjut dengan BMI

Cara mengukur berat badan ideal dengan metode ini tidak mempertimbangkan kebiasaan gaya hidup seperti diet dan olahraga, tingkat stres, atau faktor lain seperti genetika, lingkungan, atau ras. Selain itu, tidak pernah dirancang untuk melacak kesehatan individu dan kurang efektif untuk wanita dan orang kulit berwarna. Beberapa kelompok etnis memiliki risiko kesehatan yang lebih tinggi daripada lainnya dan mengandalkan cara mengukur berat badan ideal metode ini untuk memprediksi risiko kesehatan dapat membuat beberapa orang tidak dapat menerima perawatan yang mungkin mereka butuhkan. Para peneliti telah menunjukkan bahwa BMI 30 atau lebih terkait dengan risiko diabetes tipe 2 yang lebih tinggi untuk orang kulit putih, tetapi untuk orang kulit hitam, 28 adalah batas yang lebih akurat sedangkan batasnya adalah 23,9 untuk populasi Asia Selatan dan 26 untuk orang Timur Tengah. Perbedaan ini dapat membuat banyak individu berisiko tanpa perawatan yang tepat pada saat-saat kritis. 

Cara Mengukur Berat Badan Ideal Menggunakan BMI Dengan Benar 

BMI manjadi gambaran yang lebih besar ketika mempertimbangkan kesehatan seseorang. Mempertimbangkan BMI berpotensi menjadi langkah awal untuk meningkatkan hasil kesehatan tetapi harus menjadi bagian dari tindakan yang lebih luas seperti:

  • Rasio lemak tubuh dengan massa tanpa lemak
  • Lingkar pinggang
  • Lingkar leher
  • Rasio pinggang-pinggul
  • Kadar gula darah
  • Kadar kolesterol
  • tingkat stres
  • kebiasaan tidur
  • Tekanan darah
  • Riwayat kesehatan keluarga 
  • Diet
  • Tingkat aktivitas fisik
  • Kebiasaan seperti minum dan merokok

Jika khawatir tentang BMI sobat, bicarakan dengan penyedia layanan kesehatan serta diskusikan kebiasaan kesehatan yang dilakukan secara keseluruhan. Penyedia layanan kesehatan dapat menggunakan BMI sebagai titik awal untuk menyelami lebih dalam faktor kesehatan. Jika memiliki BMI tinggi, sebaiknya lakukan tes laboratorium lebih lanjut, terutama jika mereka termasuk dalam populasi yang lebih berisiko untuk kondisi medis seperti diabetes tipe. Sehingga penyedia perawatan dapat menentukan cara untuk mengurangi risiko kondisi ini ataukah seperti perubahan pola makan dan olahraga.

Apakah Ada Cara Mengukur Berat Badan Ideal yang Lain ?

Bagi sobat kebingungan cara mengukur berat badan ideal, maka akan lebih baik menggunakan formula dan alat untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang  komposisi tubuh. Melacak komposisi tubuh sangat membantu bagi sobat yang atletis atau bugar dan cenderung memiliki rasio massa otot yang lebih signifikan daripada populasi umum. Ada berbagai metode pelacakan komposisi tubuh, termasuk  impedansi bioelektrik ,  pengukuran lipatan kulit , dan  penimbangan bawah air . 

Indikator lain yang lebih dapat diandalkan daripada BMI mengenai potensi masalah kesehatan adalah rasio pinggang-pinggul (WHR). Cara mengukur berat badan ideal metode ini membandingkan ukuran pinggang sobat dengan ukuran pinggul dalam inci dan sering digunakan untuk menentukan risiko penyakit jantung yang mungkin dimiliki seseorang. 

Untuk mendapatkan WHR, cukup sobat membagi ukuran pinggang dengan ukuran pinggul dalam inci. Rasio pinggang-pinggul lebih besar dari 1,0 menunjukkan risiko lebih tinggi dari rata-rata terkena penyakit jantung. WHR yang sehat kurang dari 0,85 untuk wanita dan 0,90 atau kurang untuk pria. 

Setelah Mengatahui Cara Mengukur Berat Badan Ideal , Apa yang Harus Dilakukan ?

Jika berat badan anda ternyata tidak ideal atau bahkan sudah ideal untuk menjaga berat badan tetap ideal adalah dengan konsumsi makanan yang mengandung tinggi serat dan butuhkan sedikit kalori dan mengandung bahan yang membuat merasa lebih kenyang.  

Makanan ini adalah Oriflakes Diameal, yaitu makanan pendamping diet sehat yang membantu berat tubuh tetap ideal. Oriflakes Diameal merupakan Sereal yang terbuat dari umbi garut yang kaya nutrisi serta karbohidrat kompleks yang membuat rasa kenyang lebih lama. Hal ini akan berefek baik bagi tubuh yang sedang menjalankan program diet agar tidak ngemil sembarangan. Cukup konsumsi Oriflakes Diameal 2 kali sehari saat sarapan dan sebelum olahraga untuk menjaga berat badan ideal.