Diabetes Komorbid Covid-19 dengan Risiko Kematian Tinggi

Diabetes Komorbid Covid-19 dengan Risiko Kematian Tinggi

DIABETES

Komorbid Covid-19 dengan Risiko Kematian Tinggi ?

COVID-19 lebih beresiko bagi pasien yang memiliki komorbid (penyakit penyerta). Diabetes menjadi salah satu komorbid yang paling banyak ditemukan pada pasien Covid-19. Menurut laporan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), 94 persen kasus kematian COVID-19 di Amerika Serikat terjadi pada pasien dengan komorbiditas atau memiliki penyakit penyerta. 

Berdasarkan data yang  diperoleh dari laman Covid19.go.id, di Indonesia, ada 12  penyakit penyerta yang paling banyak ditemukan pada pasien positif Covid-19. Diabetes menjadi komorbid kedua tertinggi setelah hipertensi. Penyakit ini juga menjadi penyerta urutan kedua terbanyak pada pasien COVID-19 yang meninggal dunia. Disusul setelahnya penyakit jantung, penyakit paru obstruktif kronis, gangguan pernapasan lain, dan beberapa kondisi medis lainnya.

Tak hanya di Indonesia, mengutip jurnal Nature, survei epidemiologi dalam tingkat global menemukan bahwa pasien diabetes berisiko tinggi tertular Covid-19. Kelompok ini juga menjadi korban utama kematian akibat Covid-19.

DIABETES, KESEHATAN, COVID19, ORIFLAKES

Risiko kematian akibat Covid-19 bahkan disebut empat kali lebih tinggi pada pasien diabetes daripada non-diabetes. Sebuah studi yang dilakukan terhadap 3.200 pasien menemukan, 34 persen dari 481 pasien yang meninggal dunia diketahui mengidap diabetes. Demikian pula laporan dari Center for Disease and Prevention (CDC) Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa 11 persen pasien Covid-19 mengidap diabetes.

Pakar penyakit dalam sub-spesialis endokrinologi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang berpraktik di Rumah Sakit MRCCC Siloam Semanggi, dr. Johanes Purwoto menjelaskan, orang dengan diabetes mengalami gangguan pada sistem imunnya.

Imun tubuh yang lemah pada orang dengan diabetes juga membuat tubuh semakin sulit melawan virus yang menyerang, seperti virus SARS-CoV-2. Selain itu, virus juga diketahui dapat berkembang dalam lingkungan dengan kadar gula darah yang tinggi.

Kadar glukosa darah yang tinggi meracuni pembuluh darah di seluruh tubuh termasuk di jantung, pembuluh besar lain misalnya di otak, organ pria, pembuluh darah di kaki dan ginjal, menyebabkan penyakit lain sebelum terinfeksi virus corona.

Pada kondisi diabetes pembuluh darah mudah rusak, sedangkan pada COVID-19 terjadi gangguan pembekuan darah yang mempercepat proses kerusakan di seluruh tubuh, tidak hanya di paru-paru.

Jadi, COVID-19 bukan saja dikhawatirkan menyebabkan batuk, pilek dan demam, tetapi juga inflamasi di seluruh tubuh sehingga pembuluh darah di seluruh tubuh mengalami kerusakan termasuk dalam sistem pembekuan darah. Akibatnya, serangan jantung, stroke atau gangguan lain bisa muncul. Hal itu membuat mereka semakin berisiko mengalami komplikasi yang parah, bahkan hingga berujung kematian.

Namun, risiko tersebut akan menurun jika pasien diabetes dapat mengontrol kadar gula darahnya dengan baik selama masa pandemi ini.

Dilansir dari laman hello sehat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol kadar gula dalam darah :

  • Konsumsi makanan yang tepat
  • Mengontrol porsi makan
  • Aktif bergerak dan olahraga teratur
  • Kelola stres dengan baik
  • Istirahat cukup
  • Rutin mengecek gula darah
  • Mengonsumsi suplemen

Mengkonsumsi makanan yang tepat merupakan hal paling penting dalam menjaga kadar gula darah bagi penderita diabetes. Penderita diabetes dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki indeks glikemik rendah. 

Indeks glikemik (IG) adalah ukuran yang menunjukkan seberapa cepat makanan dapat meningkatkan gula darah dalam tubuh. Makanan dengan indeks glikemik rendah berarti membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses menjadi glukosa di dalam tubuh. Dengan begitu, gula darah akan cenderung relatif stabil.

Salah satu bahan makanan yang mengandung indeks glikemik rendah adalah umbi garut. Umbi garut. Umbi garut ini kaya akan nutrisi dan beragam manfaat kesehatan bagi tubuh, karena indeks glikemiknya rendah, lebih rendah dari beras, terigu, kentang, dan ubi kayu. 

Saat ini tidak perlu repot untuk mencari umbi garut karena ada solusi praktisnya yaitu dengan konsumsi Sereal ORIFLAKES LOW IG yang terbuat dari umbi garut. 

Oriflakes hadir sebagai asupan yang cocok untuk penderita diabetes karena terkandung nutrisi lengkap seperti karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan mineral yang dapat memenuhi kebutuhan harian tubuh.

oriflakes diabetic memiliki kandungan kalori 130kkal yang tidak menyebabkan efek samping dan mampu mengontrol keseimbangan gula darah dalam tubuh.

oriflakes low ig

Cara Konsumsi Oriflakes Untuk Pengudap Diabetes : 

Tuangkan 1 sachet oriflakes 30 gram ke dalam gelas.

Seduh dengan Air Panas 150 ml, diaduk (untuk Rasa lebih Maksimal, diamkan 2-3 menit agar lebih Larut Serealnya)

Oriflakes Sereal Umbi Garut Siap di nikmati.

Selain menjaga asupan nutrisi dengan menjaga kadar gula darah, jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan .

TESTIMONI ORIFLAKES

Yang minum ibu sendiri ,dulu tiap pagi perut sakit nyeri lah makan gak bisa 1 atau 2 sendok, rasa penuh perut begah kadang muntah, asam banget ,Alhamdulillah setelah konsumsi ini ,makan sudah biasa, walau gak bisa banyak ,perut pagi…
testimoni oriflakes
IBU HELMA
Wiraswasta
Oriflakes mantaaab… Alhamdulillah lambung tambah nyaman gelisah banyak berkurang… terimakasih ya Allah untuk kesembuhan ini melalui oriflakes.
testimoni oriflakes
IBU TETTY
Wiraswasta

RAIH KEUNTUNGAN

BERMITRA BERSAMA ORIFLAKES

PAKET SALESMAN

1 Juta

SALESMAN

Spesial untuk 5 pendaftar pertama setiap minggu

Terdaftar sebagai member

Mendapat fasilitas marketing

Area pasar tak terbatas

Seluruh Indonesia

PAKET RESELLER

7 Juta

RESELLER

Dibuka hanya untuk 3 pendaftar setiap minggunya

Terdaftar sebagai member

Mendapat fasilitas marketing

Area pasar tak terbatas

Pemilihan produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan

PAKET KEANGENAN

70 Juta

AGEN

Dibuka hanya untuk 3 pendaftar setiap minggunya

Terdaftar sebagai member

Mendapat fasilitas marketing

Area pasar tak terbatas

Pemilihan produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan

PAKET DISTRIBUTOR

300 Jt

DISTRIBUTOR

Dibuka hanya untuk 1 pendaftar setiap 3 bulan sekali

Memiliki kesempatan menjadi distributor tunggal di kota tingkat propinsi

Mendapatkan data dan area pasar keagenan di wilayahnya

KANTOR ORIFLAKES

JL. Imogiri Timur KM.9, Bantul, Yogyakarta WhatsApp : 0888-0279-4039

GERD Lebih Rentan Terhadap COVID

GERD Lebih Rentan Terhadap COVID

Awas GERD Lebih Rentan Terhadap COVID 19

Hay smart people yang sedang baca tulisan ini, pasti Kamu orang terpilih untuk melindungi tubuh dari suatu virus. Selamat, itu tandanya Kamu adalah orang yang sangat mencintai diri sendiri dengan cara mencari edukasi tentang GERD dan hubungannya dengan COVID 19. Pertama yang perlu Kamu tahu adalah tentang GERD yang mana disebabkan karena kelebihan asam lambung yang naik sampai kerongkongan. Gejalanya seperti mual, radang tenggorokan, suara serak, rasa pahit di mulut, mual sampai kesulitan menelan. Kedua banyak orang yang mengantisipasinya yaitu menggunakan pompa proton yang sebenarnya dapat merusak gastric barrier. Akibat kerusakan gastric barrier, maka virus dapat dengan mudah masuk ke pencernaan.  Hal inilah yang menyebabkan penyakit GERD rentan terhadap COVID 19. Melansir dari laman klik dokter.com menyatakan bahwa orang yang memiliki penyakit GERD juga lebih rentan terhadap kematian. Nah smart people  sekarang adalah waktu tepat untuk sembuh dari penyakit GERD.

GERD, MAAG, ASAM LAMBUNG, COVID

Cara Menyembuhkan Gerd Secara Total

Smart people tentu untuk mencegah COVID 19 harus menyembuhkan faktor berisiko seperti GERD bukan ? Penyakit GERD bisa saja sembuh asalkan smart people bisa mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

Menurunkan Berat Badan yang Berlebih 

Pertama adalah menurunkan berat badan yang berlebih, alasannya yaitu supaya tubuh tidak terlalu menampung banyak lemak. Hal tersebut yang akhirnya dapat menyebabkan produksi asam lambung secara berlebih. Untuk menurunkan berat badan memang butuh tekad yang besar, konsisten makan sehat serta berolahraga. Smart people supaya menurunkan berat badan bisa work  cobalah Kamu membuat list per hari apa yang akan dilakukan. Misalnya satu berolahraga di pagi hari minimal 30 menit. Setelah itu konsumsi Oriflakes Slim supaya berat badan lebih cepat turun dan ideal. Terus lakukan secara konsisten setiap hari selama satu bulan, dan lihatlah perubahannya. Berat badan turun dan GERD bisa kembali membaik.

Tidak Merokok dan Konsumsi Alkohol

Selain mengonsumsi Oriflakes Slim dan berolahraga sebaiknya juga hindari merokok dan alkohol. Merorok dan alkohol dapat menyebabkan otot sfingter menjadi lemah atau terbuka, sehingga asam lambung berisiko naik dan menyebabkan GERD. Oleh karena itu pentingnya untuk tidak mengonsumsi keduanya. Sebagai penggantinya cobalah dengan cemilan yang sehat seperti rumput laut bakar, kacang-kacangan, buah kering, dan pisang dengan selai kacang. Dengan mengonsumsi cemilan sehat berarti satu langkah untuk menyembuhkan GERD dan menghindari penyakit CoVID 19.

Diet Alami, Diet Sehat, Diet Oriflakes, DIet Tepat Oriflakes

ORIFLAKES OFFICES

JL. Imogiri Timur KM.9, Bantul, Yogyakarta WhatsApp : 0888-0279-4039


Youtube


Facebook


Instagram

  • GERD Lebih Rentan Terhadap COVID

    Awas GERD Lebih Rentan Terhadap COVID 19 Hay smart people yang sedang baca tulisan ini, pasti Kamu orang terpilih untuk melindungi tubuh dari suatu virus. Selamat, itu…

    Baca Selanjutnya

  • Elementor #1720

    Awas Asam Lambung Berbahaya Bagi Ibu Hamil, Apa Aja Bahayanya ?  Keadaan saat hamil sangat dirasakan oleh banyak ibu-ibu bahwa asam lambung kerap melanda. Bahkan…

    Baca Selanjutnya

  • Elementor #1696

    Asam Lambung Naik Saat Hamil, Kenapa Bisa ?  Asam lambung yang naik sering menjadi keluhan bagi ibu hamil karena sangat mengganggu aktivitas. Lalu apa sih…

    Baca Selanjutnya

  • madu, manfaat madu,asam lambung, cegah asam lambung

    Madu Mampu Atasi Asam Lambung 

    Madu Mampu Atasi Asam Lambung Madu memiliki manis alami yang berasal dari lebah dan manfaatnya pun banyak sekali untuk kesehatan tubuh. Bahkan buat Kamu yang…

    Baca Selanjutnya