Bikin Tenggorokan Serak, Apa Itu LPR?

Bikin Tenggorokan Serak, Apa Itu LPR?

Bikin Tenggorokan Serak, Apa Itu LPR?

LPR adalah salah satu komplikasi asam lambung naik yang bisa menyebabkan masalah di tenggorokan. Untuk mengetahui cara mengatasinya, yuk simak artikel ini sampai tuntas.

Oriflakes, Bantul – Pernahkah Anda mengeluhkan sakit tenggorokan, suara serak hingga kesulitan menelan di waktu yang hampir bersamaan? Jika iya, ada kemungkinan gejala yang Anda rasakan merupakan gejala dari penyakit LPR. Apa itu LPR?

Laryngopharyngeal reflux (LPR) adalah kondisi ketika asam di lambung naik ke bagian belakang tenggorokan, kotak suara, bahkan ke bagian belakang saluran napas hidung.

Kondisi ini sering sering disebut juga dengan nama silent reflux atau refluks laringofaring, yang hampir serupa dengan kondisi GERD.

Meski mirip, kedua kondisi ini sebenarnya tidaklah sama. Karena pada kasus LPR, asam lambung yang naik akan mencapai banyak area, sedangkan GERD hanya sampai ke area kerongkongan saja. Dalam kondisi LPR, asam lambung bahkan bisa naik ke bagian belakang saluran napas hidung. 

Kabar buruknya, kondisi ini bisa menyerang siapa saja, baik itu anak-anak maupun orang dewasa. 

Gejala Terkena LPR

Gejala LPR sebenarnya hampir mirip seperti gejala GERD, tapi cenderung tidak menyebabkan rasa mulas atau sensasi perih terbakar di dada dan tenggorokan. 

Setiap orang yang mengalami kenaikan asam lambung bisa merasakan gejala yang berbeda-beda. Tapi pada kasus orang dewasa biasanya akan mengeluhkan beberapa gejala seperti:

  • Sakit tenggorokan
  • Suara serak ringan
  • Kesulitan menelan
  • Sensasi benjolan di tenggorokan
  • Merasa ada yang mengganjal di tenggorokan, seperti dahak
  • Batuk karena asam lambung
  • Laring (kotak suara) merah, bengkak atau mengalami iritasi

Melansir dari website University of Michigan Health, gejala LPR pada anak ada sedikit perbedaan dengan gejala yang muncul pada orang dewasa. Beberapa gejalanya seperti

  • Muntah terus menerus
  • Pendarahan dari kerongkongan
  • Masalah pernapasan
  • Mudah tersedak
  • Pneumonia berulang
  • Asma
  • Masalah menelan
  • Anemia
  • Bayi menjadi rewel

Penyebab Munculnya LPR

Sama halnya dengan penyakit GERD, LPR bisa terjadi karena naiknya asam lambung hingga ke tenggorokan. Ini terjadi akibat otot sfingter esofagus yang mengatur pembukaan antara kerongkongan dan lambung, gagal menutup dengan sempurna.

Di samping itu, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan munculnya LPR, seperti

  • Memiliki pola makan yang buruk
  • Sering memakai pakaian ketat
  • Kelebihan berat badan
  • Mengalami stres yang berlebihan

Cara Tepat untuk Mengatasi LPR

Sebagian besar kasus LPR sebenarnya tidak memerlukan perawatan medis dan bisa Anda atasi sendiri dirumah dengan melakukan perubahan gaya hidup sebagai berikut ini.

1. Ikuti Diet Asam Lambung 

Caranya dengan menghindari mengkonsumsi

2. Makan Sering dengan Porsi yang Kecil

Mengkonsumsi makanan dengan porsi kecil sebanyak 5-6 kali sehari juga bisa mencegah naiknya asam lambung. 

3. Menurunkan berat badan

Memiliki berat badan berlebih menyebabkan adanya tumpukan lemak di area perut. Nah lemak ini lama kelamaan bisa menekan lambung, jadi membuat asam lambung mudah naik.

Karena itu, menjaga berat badan ideal sangatlah penting. Anda bisa melakukanya dengan rutin berolahraga.

4. Hindari makan berat dalam 2 jam sebelum tidur

Langsung tidur setelah mengkonsumsi makanan berat bisa meningkatkan asam lambung naik. Untuk mencegahnya, sebaiknya Anda berikan jeda antara makan berat dan tidur selama minimal 2 jam.

5. Posisikan kepala lebih tinggi saat tidur

Tujuannya tentu untuk mencegah asam lambung naik dengan mudah ke kerongkongan. Anda juga bisa melakukan posisi tidur miring ke kiri untuk menjaga cairan asam tetap berada di dalam lambung.

Konsumsi Oriflakes Gaztro untuk Atasi Asam Lambung Naik

solusi atasi LPR

 makanan atau minuman penyebab asam lambung naik. Beberapa diantaranya seperti makanan pedas, berlemak, gorengan, dan asam. Selain itu, Anda juga harus menghindari minuman tinggi kafein seperti kopi dan juga soda. 

 

Jika Anda masih mengalami kesulitan untuk mengatasi asam lambung naik, Anda bisa mengkonsumsi Oriflakes Gaztro juga. Karena Oriflakes gaztro mengandung formula bahan alami yang sudah terbukti dan teruji secara klinis untuk menetralkan asam lambung. 

Oriflakes Gaztro juga merupakan produk nutrasetikal yang memberikan manfaat kesehatan tanpa meninggalkan efek samping yang berbahaya. 

Cukup mengkonsumsinya secara rutin 4x sehari, sebagai sarapan, cemilan sebelum siang, cemilan sore dan makan malam. Maka Anda bisa memiliki lambung yang lebih sehat dan terlindung dari masalah asam lambung. Yuk Miliki lambung yang sehat dengan konsumsi Oriflakes Gaztro setiap hari!!

BACA JUGA:

Kebiasaan yang Sering Kamu Lakukan Memicu Asam Lambung, Cek Kebenarannya Disini!

Sering Batuk Karena Asam Lambung? Ternyata Begini Cara Mengatasinya!

Waktu Makan Ini Khusus untuk Penderita Asam Lambung

Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mencegah Maag Akut

Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mencegah Maag Akut

Kenali Penyebab, Gejala dan Cara Mencegah Maag Akut

“Maag Akut atau gastritis adalah kondisi peradangan pada lapisan lambung yang muncul mendadak. Kondisi ini akan memicu rasa sakit pada perut yang bersifat sementara. Namun, jika tidak segera mengatasinya bisa meningkatkan risiko kanker lambung”

Oriflakes, Bantul – Keluhan sakit yang muncul mendadak dan memburuk dengan cepat dikenal dengan kondisi akut. Salah satu kondisi akut yang sering terjadi adalah maag akut atau gastritis. Kondisi ini terjadi akibat adanya kerusakan pada lapisan lambung yang menyebabkan asam lambung mengiritasi lambung.

Kondisi ini berbeda dengan maag kronis yang hanya terjadi secara perlahan, namun rasa sakitnya bisa bertahan lebih lama. 

Penyebab Maag Akut

Rusaknya lapisan lambung membuat asam mengiritasi lambung dan akhirnya menyebabkan maag akut ini, bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti

1. Infeksi Bakteri H.pylori

Bakteri H.pylori merupakan jenis bakteri yang dapat hidup di dalam saluran pencernaan. Bakteri ini sering menyerang dan menyebabkan gangguan peradangan pada lapisan lambung.

2. Terlalu Sering Minum Obat Anti Nyeri

Meski berperan dalam mengatasi rasa nyeri, Anda tetap harus berhati-hati untuk minum obat NSAID (Non-Steroid Anti-Inflamasi). Pasalnya, terlalu rutin mengkonsumsi obat ini dalam jangka waktu lama bisa mengarah pada timbulnya iritasi lambung. Beberapa contoh obat-obatan NSAID adalah aspirin, ibuprofen dan naproxen.

3. Cairan Empedu Masuk ke Lambung

Pada kondisi normal, cairan empedu seharusnya tidak bisa masuk ke dalam lambung. Namun ketika kondisi ini terjadi, lapisan lambung bisa mengalami iritasi dan akhirnya merasakan gejala maag mendadak atau gastritis.

4. Minum Alkohol Berlebihan

Mengkonsumsi minuman beralkohol dalam jumlah berlebih, bisa menyebabkan iritasi pada lambung dan menyebabkan maag akut. 

5. Alergi, Intoleransi dan Keracunan Makanan

Memiliki reaksi alergi serta mengalami intoleransi dan keracunan makanan bisa menyebabkan iritasi serta peradangan pada lambung. Kondisi inilah yang nanti akan menyebabkan maag akut dan berkembang menjadi penyakit lambung yang lebih serius.

BACA JUGA: Bolehkah Penderita Maag Minum Air Lemon?

Gejala Maag Akut yang Harus Anda Ketahui

Tidak semua orang menyadari bahwa dirinya mengalami maag akut. Ini bisa terjadi karena gejala awalnya masih ringan. Tak jarang, banyak orang kerap mengabaikan gejala yang muncul dan tidak menganggapnya serius. Beberapa gejalanya antara lain:

  • Nyeri ulu hati
  • Perut kembung atau terasa penuh, terutama setelah makan
  • Mual
  • Muntah
  • TIdak nafsu makan
  • Rasa panas seperti terbakar pada perut
  • Muntah darah
  • BAB berwarna hitam

Cara Mencegah Maag Akut

 Ada beberapa cara untuk mencegah maag akut sebelum menyerang, antara lain:

  • Konsumsi makanan yang dimasak secara matang untuk memastikan tidak mengandung bakteri berbahaya
  • Rajin mencuci tangan saat bepergian, dari toilet, sebelum dan sesudah makan dengan sabun dan air mengalir untuk menghindari infeksi bakteri Helicobacter pylori
  • Hindari minuman alkohol
  • Hindari mengkonsumsi obat-obatan anti nyeri non steroid kalau tidak diperlakukan atau harus dengan resep dokter
  • Berhenti merokok
  • Hindari mengkonsumsi makanan dengan porsi terlalu banyak
  • Temukan cara mengelola stress yang cocok bagi Anda, seperti meditasi, ibadah, pola mengatur nafas, dan menyalurkan stress melalui olahraga atau hobi dan lain sebagainya.

Secara umum, untuk mencegah kondisi maag akut, Anda harus mengubah gaya hidup Anda menjadi lebih sehat dari sebelumnya. 

Konsumsi Oriflakes untuk Bantu Melindungi dan Melapisi Dinding Lambung Selama 24 Jam

Oriflakes adalah bubur sereal yang diformulasikan dari bahan-bahan alami seperti umbi ararut, gula kelapa dan susu kambing etawa. Perpaduan bahan alami ini dapat membantu menetralkan asam lambung berlebih dan juga melapisi dinding lambung yang rusak dan mengalami iritasi. 

Untuk melindungi lambung Anda dari risiko maag akut, Oriflakes ini bisa Anda konsumsi sebanyak 2 kali sehari, sebagai menu sarapan dan juga menu makan malam. Penyajiannya yang PRAKTIS membuat bubur sereal ini di sukai banyak orang. Karena hanya perlu menyeduh Oriflakes dengan air mendidih saja, dan Oriflakes sudah bisa Anda nikmati untuk melindungi lambung Anda. 

Yuk Sayangi Lambung Anda dengan Mengkonsumsi Oriflakes 2x Sehari!

BACA JUGA: 10 Cara Pencegahan Maag Agar Sembuh Total

Ini Cara Mengatasi Batuk Karena Asam Lambung

Ini Cara Mengatasi Batuk Karena Asam Lambung

Cara mengatasi batu karena asam lambung
Ini Cara Mengatasi Batuk Karena Asam Lambung

“Batuk dan asam lambung memang sering memiliki keterkaitan. Untuk menangani batuk karena asam lambung, Anda bisa melakukan perubahan gaya hidup dan pola makan yang sehat.”

Oriflakes, Bantul – Selain menyebabkan nyeri ulu hati, penyakit asam lambung juga bisa menyebabkan gejala batuk. Batuk ini berbeda dengan batuk karena flu. Kondisi ini biasanya muncul pada malam hari atau setelah mengkonsumsi banyak makanan dan diikuti gejala asam lambung lainnya seperti nyeri ulu hati, suara serak, sulit menelan dan bau mulut. 

Batuk Bukan Gejala Khas Asam Lambung

Meskipun batuk bukan termasuk gejala khas asam lambung, sebuah studi di National Institute of Health mencatat bahwa aslam berkaitan dengan setidaknya 25 persen kasus batuk. Sedangkan penelitian lain menunjukkan bahwa aslam adalah faktor penyebab 40 persen orang mengidap batuk.

Walaupun demikian, alasan munculnya gejala ini sebenarnya belum diketahui pasti. Namun, naiknya asam lambung ke kerongkongan diduga menjadi pemicunya. Pasalnya, kondisi ini bisa menyebabkan iritasi pada kerongkongan yang lantas menyebabkan batuk.

Cara Mengatasi Batuk Karena Asam Lambung

Batuk karena asam lambung biasanya termasuk batuk kering. Jenis batuk ini bisa mengganggu pengidapnya, apalagi jika muncul menjelang tidur atau saat sedang fokus beraktivitas. Bila Anda mengalami kondisi ini, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya, yaitu

1. Minum Air Putih yang Cukup

Batuk saat aslam naik, bisa diatasi dengan minum air putih hangat. Dengan minum air putih hangat, tubuh bisa tetap terhidrasi dan dapat membantu mengatasi iritasi di kerongkongan untuk mengurangi gejala batuknya.

BACA JUGA: Manfaat Minum Air Hangat untuk Kesehatan

2. Minum Air Jahe

Minuman yang aman untuk lambung dan bisa membantu meredakan gejala batuk adalah air jahe. Jahe memiliki sifat anti radang, sehingga dapat membantu meredakan peradangan pada lambung dan mengurangi produksi asam lambung. 

Selain itu, minum air jahe saat asam lambung naik juga dapat membantu mengurangi risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan. Meski manfaatnya beragam, minum air jahe juga ada batasnya, karena jika minum air jahe secara berlebihan dapat menyebabkan perut kembung hingga nyeri ulu hati. 

3. Menggunakan pelembab udara atau humidifier

Penggunaan humidifier di ruangan ber-AC dapat menjaga kelembaban udara. Hal ini dapat secara efektif membantu meredakan batuk kering, tak terkecuali batuk karena aslam. 

Namun, pastikan Anda menggunakan humidifier yang bersih, agar manfaatnya dapat di peroleh secara maksimal. Pasalnya, humidifier yang kotor justru bisa mengotori udara ruang dan membuat batuk semakin parah.

4. Mengubah gaya hidup

Saat mengalami batuk karena asam lambung, Anda harus melakukan perubahan gaya hidup, sebagai berikut ini:

  • Mempertahankan Indeks Massa Tubuh (BMI) yang sehat. Cara ini dapat mengurangi tekanan pada perut, sekaligus mengurangi jumlah asam lambung yang naik.
  • Mengenakan pakaian longgar, untuk mengurangi tekanan pada perut
  • Berhenti merokok, karena rokok dapat meningkatkan risiko asam lambung naik
  • Makan secara perlahan dan hindari makan berlebihan. Makan terlalu banyak dapat menghambat penutupan otot sfingter bagian bawah, sehingga memungkinkan asam lambung naik ke kerongkongan.
  • Jangan berbaring setelah makan. Tunggulah setidaknya 2-3 jam sebelum berbaring setelah makan.
  • Mengangkat kepala saat tidur. Ini bertujuan untuk mengurangi risiko asam lambung naik ke kerongkongan saat tidur.

5. Mengubah pola makan

Mengubah pola makan juga efektif untuk mengurangi gejala ini. Beberapa makanan berikut sebaiknya Anda hindari:

  • Alkohol
  • Kafein
  • Cokelat
  • Jeruk
  • Gorengan
  • Bawang putih
  • Makanan berlemak
  • Daun mint
  • Makanan pedas
  • Tomat

Ini karena makanan diatas dapat memicu asam lambung naik pada beberapa orang. 

Selain menghindari makanan diatas, Anda bisa mengkonsumsi lebih banyak sayuran hijau dan buah-buahan seperti bayam, brokoli, wortel, timun, semangka, melon dan pepaya. Lengkapi juga dengan mengkonsumsi ORIFLAKES GAZTRO untuk memenuhi kebutuhan asupan nutrisi kesehatan lambung. 

Jika Anda mengalami batuk karena asam lambung, hal utama yang harus Anda atasi adalah masalah asam lambungnya terlebih dahulu. Karena saat kondisi lambung  sudah kembali normal, maka batuk juga akan perlahan menghilang. Semoga bermanfaat.

BACA JUGA: Cara Mengobati Asam Lambung dari Rumah

Tips Menjaga Kesehatan Lambung Saat Lebaran

Tips Menjaga Kesehatan Lambung Saat Lebaran

Tips Menjaga Kesehatan Lambung Saat Lebaran

“Saat lebaran, banyak orang lupa menjaga pola makan sehatnya. Akibatnya, banyak muncul keluhan gangguan asam lambung, karena kesehatan lambung tidak dijaga saat lebaran”                                                 

Setelah sebulan penuh menjalani puasa, seluruh umat islam akan merayakan hari raya idul fitri atau yang sering disebut dengan lebaran. Momen lebaran ini pun menjadi semakin meriah dengan hadirnya berbagai hidangan khas yang lezat dan menggoda lidah. Sayangnya banyak orang yang kalap dan mengabaikan pola makan yang sehat saat lebaran, sehingga memicu munculnya penyakit asam lambung.

Asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease disingkat GERD, merupakan penyakit pencernaan (lambung) yang muncul akibat naiknya asam lambung menuju kerongkongan sehingga menyebabkan sensasi terbakar atau panas di dada. Jika ini terjadi, tentu akan mengganggu momen kebersamaan keluarga saat lebaran. Lantas apa yang harus dilakukan agar penyakit ini tidak muncul saat lebaran? Simak selengkapnya di artikel ini.

Kenali Gejala Asam Lambung Naik

Hal pertama yang perlu kita tahu adalah gejala yang muncul saat asam lambung naik. Walaupun disebut penyakit asam lambung, namun faktanya gejala yang muncul tidak hanya di lambung saja, namun bisa berakibat pada bagian tubuh yang lain. Beberapa gejala yang umum muncul yaitu:

  • Sensasi terbakar di dada yang sering muncul setelah makan dan kadang menjadi lebih buruk di malam hari.
  • Nyeri di dada
  • Kesulitan menelan d
  • an cenderung terasa sakit untuk menelan
  • Sensasi ada benjolan di tenggorokan
  • Rasa mual berlebihan yang bisa memicu muntah
  • Batuk kronis
  • Radang tenggorokan
  • Hingga gangguan tidur dimalam hari

BACA JUGA: 8 Cara Mengobati Asam Lambung di Rumah

 

Tips Menjaga Kesehatan Lambung saat Lebaran

Tips menjaga kesehatan lambung

Asam lambung naik saat lebaran memang sangat mengganggu nikmatnya momen kebersamaan dengan keluarga. Namun jangan khawatir, kita tetap bisa mencegah asam lambung naik dengan beberapa tips menjaga kesehatan lambung selama lebaran berikut ini.

  • Perhatikan Porsi Makan

Salah satu kebiasaan buruk yang sering muncul saat lebaran adalah makan terlalu banyak. Hal ini perlu kita hindari karena mengkonsumsi makanan yang terlalu banyak dalam waktu singkat bisa membuat lambung kaget dan memicu kenaikan asam lambung secara berlebihan. Akibatnya, perut akan terasa begah dan tidak nyaman. Jadi sebaiknya makan secukupnya saja, dan berhentilah sebelum kenyang, selezat apapun makanannya.

  • Hindari Makan Kue Tertentu saat Perut Kosong

Saat berkunjung ke rumah saudara atau tetangga, sering kita mendapat suguhan kue kering yang begitu menggoda untuk disantap. Meski demikian, sebaiknya berhati-hatilah mengkonsumsinya, karena sebagian kue kering terbuat dari campuran mentega yang mengandung lemak jenuh serta coklat.

Lemak dan kandungan coklat ini dikenal dapat mengganggu pencernaan makanan sehingga memicu asam lambung naik, apalagi saat perut kosong. Jadi sebaiknya selektiflah dalam memilih kue dan lebih baik makan hidangan lain yang sehat sebelum berkunjung. 

  • Kurangi Makanan Berlemak

Selain kue, masih banyak hidangan lezat khas lebaran yang mengandung banyak lemak. Sebut saja makanan seperti goreng-gorengan yang tentu pada proses memasaknya juga sudah menggunakan minyak yang mengandung banyak lemak.

Makanan bersantan, seperti opor, gulai, kari dan rendang juga mengandung banyak lemak yang perlu kita waspadai. Mengkonsumsi makanan berlemak secara berlebihan dapat menyebabkan lambung kesulitan mencernanya, sehingga memicu gangguan pada lambung. Saat perut dalam kondisi penuh, asam lambung akan diproduksi lebih banyak sehingga rentan naik ke kerongkongan.

Selain itu, mengkonsumsi makanan berlemak secara berlebihan juga meningkatkan resiko obesitas yang juga bisa meningkatkan resiko penyakit asam lambung itu sendiri. Oleh karena itu, bijaklah dalam memilih makanan berat walaupun mereka lezat, sebaiknya kita jangan kalap.

  • Batasi Minuman Manis

Makanan khas lebaran tentu gak akan lengkap jika tidak disandingkan dengan minuman manis yang begitu menggoda lidah. Masalahnya, kembali lagi ke kebiasaan orang-orang yang suka kalap untuk minum minuman manis yang kerap disajikan saat lebaran. Sebut saja, sirup, teh manis, kopi, soda, coklat dan minuman manis lainnya. 

Sayangnya, minum minuman manis  secara berlebihan bisa meningkatkan kadar gula darah dan cenderung bisa berimbas ke organ pencernaan. Apalagi minuman seperti teh, kopi dan soda yang mengandung kafein, tentu bisa menyebabkan penyakit asam lambung naik. Jadi sebaiknya batasi konsumsi minuman manis selama lebaran yaa.

  • Perbanyak Minum Air Putih

Setelah berhasil menghindari konsumsi beberapa makanan dan minuman secara berlebihan, kini saatnya kita  untuk minum air putih dengan jumlah yang cukup. Kenapa harus melakukan ini?

Bukan tanpa alasan, tapi faktanya minum air putih dapat membantu proses detoksifikasi tubuh. Dengan minum air putih sebanyak 1,5 – 2 liter sehari dapat membantu mengeluarkan racun dalam tubuh, termasuk tumpukan lemak jenuh yang mengendap di lambung.

Selain itu, air juga dapat membantu meredakan keluhan asam lambung karena memiliki pH netral yang dapat mengurangi tingkat keasaman lambung dan membilas kerongkongan agar asam lambung yang sampai ke kerongkongan ikut turun ke lambung.

Walaupun bermanfaat, bukan berarti kita harus mengkonsumsi air putih dalam jumlah banyak ini dalam satu waktu sekaligus. Kalau melakukan hal ini, justru bisa membuat perut kembung. Jadi sebaiknya minumlah air putih secara berkala dengan jeda waktu tertentu.

  • Konsumsi Makanan Tinggi Nutrisi

Walaupun banyak makanan lezat selama lebaran, kita tentu tetap harus memperhatikan asupan nutrisi sehari-hari juga. Nutrisi yang tepat untuk menjaga kesehatan lambung bisa kita dapatkan melalui buah dan sayuran yang kaya vitamin, mineral, dan serat.

Beberapa buah yang bisa kita konsumsi seperti, pisang, apel, melon, semangka, kelapa, alpukat dan pepaya. Untuk sayurnya, kita bisa mengkonsumsi brokoli, asparagus, kembang kol, kentang, mentimun, bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya. 

Selain itu, lengkapi juga asupan nutrisi dengan mengkonsumsi ORIFLAKES GAZTRO, yaitu sereal dengan bahan dasar umbi ararut yang tinggi serat. Selain itu sereal ini juga mengandung susu kambing etawa, yang bersifat basa dan mampu membantu menetralkan asam lambung. 

Cara penyajiannya yang PRAKTIS, hanya tinggal seduh saja, tentu tidak akan mengganggu momen kumpul bersama keluarga. Untuk info selengkapnya, hubungi kontak di website ini yaa.

Jadi itulah beberapa Tips untuk menjaga kesehatan lambung saat lebaran, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Yuk Jaga Kesehatan Lambung dan Raih Kemenangan di Hari yang Fitri, Bersama Oriflakes. Kami segenap Keluarga besar ORIFLAKES mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir Batin

BACA JUGA: 11 Cemilan untuk Asam Lambung yang Lezat dan Kaya Nutrisi